Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 09 Jan 2022 23:12 WIB

TRAVEL NEWS

Hiu Putih Besar Ada Luka Gigit Misterius, Makhluk Apa yang Gigit?

Ada luka besar di punggung hiu putih besar yang dipotret oleh fotografer @jalilnajafov
Luka misterius di punggung hiu putih besar Foto: Akun instagram @jalilnajafov via CNN
Jakarta -

Great white shark atau hiu putih besar adalah salah satu predator terbesar di lautan. Ukuran panjangnya bisa mencapai 6 meter. Namun ada yang bikin heboh lagi, ada luka gigitan besar di punggung salah satu hiu putih. Makhluk apa yang gigit?

Mengutip CNN Travel, seorang foto fotografer Jalil Najafov merekam penampakan sebuah hiu putih besar betina yang berukuran sekitar 4,5 meter. Saat itu Agustus 2019 dan Najafov, seorang penggemar hiu, konservasionis dan pembuat film, sedang menjelajahi pantai Meksiko dengan beberapa teman. Kelompok itu melihat seekor hiu putih besar berenang di dekat perahu mereka.

Kemudian kelompok itu menyadari hiu itu memiliki bekas gigitan misterius di sisinya.

"Saya sangat terkejut karena saya tidak pernah melihat sesuatu seperti ini dalam hidup saya. Bekas gigitannya sangat besar pada hiu besar," ujar fotografer hiu kelahiran Azerbaijan ini.

Dia membagikan salah satu foto yang dihasilkan di akun Instagram-nya untuk pertama kalinya pada akhir Desember 2021 dan langsung viral. "Saya telah bekerja dengan hiu dan membuat konten hiu selama bertahun-tahun, saya memiliki banyak pengalaman. Saya tahu pasti ketika saya melihat sesuatu yang langka, saya belum pernah melihat bekas luka hiu sebesar itu," jelasnya.

Sebelum memposting, Najafov telah meminta pendapat teman dan rekan yang merupakan ahli hiu untuk mendapatkan informasi mengenai luka misterius di punggung hiu putih besar tersebut.

Ilmuwan Dr Tristan Guttridge, dari sebuah organisasi nirlaba kelautan Saving the Blue mengesampingkan teori bahwa hiu itu terluka saat tengah kawin.

"Saya akan mengesampingkan luka akibat kawin karena posisi seperti luka terlihat seperti itu sembuh sedikit dan meskipun bekas luka kawin bisa buruk, bekas luka lebih dangkal dari itu," kata Guttridge, menurut Najafov.

Najafov mengatakan Guttridge menyimpulkan bahwa hiu itu kemungkinan besar diserang oleh hiu lain.

Najafov mengatakan Michael Domeier, teman lain dan alumni Shark Week, yang juga kepala Institut Ilmu Konservasi Laut, mengatakan dia yakin kalau luka gigitan itu adalah akibat 'agresi kompetitif' sambil menambahkan bahwa bekas luka itu akan sembuh, dan jadi tidak bisa dibedakan.

Bagi sebagian orang, foto yang diambil Najafov mungkin bikin orang takut. Tapi Najafov menegaskan dia tidak pernah takut menyelam bersama makhluk-makhluk itu.

"Saya suka hiu dan saya sangat menikmatinya saat menyelam. Hiu bukan monster!," ujarnya.

Dia menilai ada kesalahpahaman tentang bahaya hiu. "Lautan adalah rumah bagi sekitar 500 spesies hiu yang berbeda, tetapi sekitar selusin dari mereka diketahui berpotensi berbahaya bagi manusia. Tidak ada lautan tanpa hiu, dan tidak ada oksigen tanpa lautan. Jadi dengan menyelamatkan hiu, kita menyelamatkan planet ini," katanya.



Simak Video "Penyebab Hiu Tutul Terdampar di Pantai Drajid Lumajang"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA