Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 13 Jan 2022 07:12 WIB

TRAVEL NEWS

Gegara Vandalisme Petroglif Kuno... Hilang Sudah Harta Karun Nasional

Syanti Mustika
detikTravel
vandalismedi taman nasional texas
Foto: (dok National Park Service)
Texas -

Jangan ditiru kelakuan turis ini. Akibat ulah vandalisme mereka, peninggalan kuno pun rusak selamanya.

Kabar tidak mengenakan datang dari Taman Nasional Big Bend. Salah satu harta karun kuno mereka, panel petroglif kuno rusak selamanya karena aksi vandalisme pengunjung.

Dilansir dari Travel+Leasure, Kamis (13/1/2022) taman nasional yang berada di Texas ini menyesali kejadian yang menimpa salah satu aset mereka. Pengunjung yang tidak bermoral mengukir nama dan tanggal mereka di seni prasejarah di area Indian Head di taman Texas Barat yang terpencil pada 26 Desember.

"Taman Nasional Big Bend milik kita semua. Merusak fitur alam dan seni cadas menghancurkan keindahan dan sejarah yang ingin dilindungi oleh rakyat Amerika di taman kita," kata Pengawas Taman Bob Krumenaker dalam sebuah pernyataan.

"Dengan setiap contoh vandalisme, bagian dari warisan bangsa kita hilang selamanya."

Pejabat di Taman Nasional Big Bend meminta siapa pun yang memiliki informasi tentang vandalisme panel batu ini untuk menghubungi mereka atau penegak hukum. Pejabat taman juga mengatakan bahwa pengunjung yang menemukan seni cadas yang dirusak, dia tidak boleh membersihkannya sendiri.

"Staf terlatih akan berusaha mengurangi kerusakan secepat mungkin, menggunakan teknik yang sangat khusus. Staf telah menangani vandalisme terbaru di Indian Head, tapi sayangnya sebagian besar kerusakan permanen," tulis pejabat taman dalam sebuah pernyataan.

Grafiti mengikuti pola peningkatan vandalisme di taman baru-baru ini. NPS mengatakan para arkeolog taman telah mendokumentasikan lebih dari 50 kasus vandalisme sejak 2015.

Taman Nasional Big Bend terletak di sepanjang perbatasan Texas dan Meksiko dan dikenal dengan ruang terbuka yang luas, ngarai, piktograf, dan bahkan sumber air panas. Seiring dengan pemandangan alam yang mengesankan, taman ini dipenuhi dengan 31 spesies ular dan 22 spesies kadal dan juga singa gunung, kucing hutan, dan beruang hitam.

Sangat penting untuk melangkah hati-hati ketika mengunjungi situs alam. Faktanya, NPS mengatakan merusak sumber daya taman sebenarnya bisa menjadi pelanggaran kode peraturan federal.

Saat mengunjungi taman nasional, wisatawan dapat meminimalkan dampaknya dengan melakukan hal-hal seperti menjaga jarak dari satwa liar dan mengikuti jalur pendakian.



Simak Video "Tarif Rp 3,75 Juta Taman Nasional Komodo untuk Konservasi"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA