Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 18 Jan 2022 16:35 WIB

TRAVEL NEWS

Capai Level COVID-19 Tertinggi, China Batalkan Penjualan Tiket Olimpiade

Beijing laporkan kasus transmisi lokal pertama Omicron di wilayahnya. Temuan kasus ini terjadi hanya beberapa minggu jelang dibukanya Olimpiade Musim Dingin.
Foto: AP Photo
Beijing -

Jumlah positif COVID-19 di China mencapai level tertinggi. Alhasil, mereka membatalkan penjualan tiket Olimpiade musim dingin Beijing.

Dikutip detikTravel dari Channel News Asia, Selasa (18/1/2021), China mengumumkan keputusan itu pada hari Senin kemarin (17/1). Ini dilakukan karena jumlah kasus COVID-19 di negara itu mencapai level tertinggi sejak Maret 2020.

Penyelenggara mengatakan tahun lalu tidak akan ada penonton internasional di Olimpiade, sebagian karena persyaratan karantina selama berminggu-minggu di China. Tetapi mereka telah berjanji untuk mengizinkan penonton domestik.

Namun, rencana itu dibatalkan pada hari Senin kemarin karena China melaporkan 223 infeksi baru hanya tiga minggu sebelum Olimpiade Musim Dingin dibuka.

"Untuk melindungi kesehatan dan keselamatan personel dan penonton yang terkait dengan Olimpiade, diputuskan untuk menyesuaikan rencana awal untuk menjual tiket ke publik dan (sebagai gantinya) mengatur penonton untuk menonton Olimpiade di tempat," ujar panitia penyelenggara Olimpiade Beijing.

Tidak jelas bagaimana para penonton ini akan dipilih dan apakah mereka harus dikarantina sebelum atau sesudah Olimpiade. China, tempat virus pertama kali muncul pada akhir 2019 telah berpegang teguh pada kebijakan ketat menargetkan nol kasus COVID-19 bahkan ketika seluruh dunia telah dibuka kembali.

Namun, pendekatannya telah mendapat tekanan berkelanjutan dalam beberapa pekan terakhir dengan beberapa kluster virus di area utama termasuk pelabuhan Tianjin dan wilayah manufaktur selatan Guangdong.

Padahal, atlet dan offisial sudah mulai mendarat di ibu kota menjelang Olimpiade. Mereka langsung diarahkan ke area yang dikontrol ketat yang memisahkan mereka dari penduduk lainnya.

Setelah kasus lokal dari jenis Omicron yang sangat menular terdeteksi di Beijing selama akhir pekan, pihak berwenang juga memperketat peraturan untuk kedatangan dari tempat lain di China.

Ibukota sekarang menuntut tes negatif sebelum perjalanan dan tes lanjutan setelah masuk. Para penduduk didesak untuk tidak meninggalkan kota untuk liburan Tahun Baru Imlek yang akan datang. Beberapa lokasi wisata juga telah ditutup.



Simak Video "Beijing Gencarkan Pengujian Covid-19 Usai Ada Lonjakan Kasus"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA