Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 22 Jan 2022 17:54 WIB

TRAVEL NEWS

India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional hingga 28 Februari

Bandara Pakyong
Bandara Pakyong India (rajiv srivastava/imazinindia.com/CNN Travel)
New Delhi -

Varian Omicron yang meningkat membuat India memperketat kunjungan wisatawan. Penangguhan penerbangan internasional pun diterapkan.

Dikutip dari India Times oleh detikTravel, Sabtu (22/1/2022), Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) pada hari Rabu (19/1) memperpanjang penerbangan internasional dari dan ke India hingga 28 Februari 2022. Hal ini dilakukan di tengah kasus Omicron yang tengah meningkat di dunia.

"Otoritas yang berwenang telah memutuskan untuk memperpanjang penangguhan layanan penumpang komersial internasional terjadwal ke atau dari India hingga pukul 23.59 IST pada 28 Februari 2022.



Penerbangan internasional ini pertama kali ditangguhkan pada bulan Maret 2020 setelah lockdown nasional diberlakukan. Hal itu menjadi upaya untuk mengatasi gelombang pertama pandemi COVID-19.

Saat ini, India memiliki pengaturan gelembung udara bilateral untuk pengoperasian penerbangan penumpang internasional khusus dengan 28 negara, di antaranya Sri Lanka, Afghanistan, Bahrain, Kanada, Prancis, Jerman, Irak, Jepang, Maladewa, Nigeria, Qatar, UEA, Inggris, dan Amerika Serikat. Negara-negara lain yang memiliki kesepakatan seperti itu dengan India adalah Bangladesh, Bhutan, Ethiopia, Kenya, Kuwait, Nepal, Belanda, Oman, Rusia, Rwanda, Seychelles, Tanzania, Ukraina dan Uzbekistan.

Diberitakan sebelumnya oleh detikcom, lndia memiliki dalam sehari dari 282.000 kasus COVID-19. Lonjakan ini pun menjadi angka tertinggi selama selama bulan terakhir di India, di tengah gelombang varian Omicron.

Dengan lonjakan tersebut, India kini memiliki 37.9 juta kasus. Hal ini membuat India menjadi negara kedua dengan kasus tertinggi setelah Amerika Serikat. Sedangkan tambahan kematiannya mencapai 441 orang dalam sehari akibat virus Corona.

Namun, disebut pemerintah, varian Omicron telah memicu angka rawat inap dan kematian yang lebih rendah dibandingkan varian Delta yang menewaskan ratusan ribu orang di tahun lalu.



Simak Video "Ketakutan Warga India Dihajar Habis-habisan Varian Omicron"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA