Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 25 Jan 2022 12:43 WIB

TRAVEL NEWS

Nama Desa Disensor Terus di Medsos, Warga: Ganti Sajalah

Femi Diah
detikTravel
Red House in Sweden
Ilustrasi Swedia (Getty Images/iStockphoto/by-studio)
Stockholm -

Warga desa di Swedia resah tiada tara. Nama desa yang mereka tinggali selalu disensor di media sosial. Mereka pun menuntut agar nama desa diganti.

Nama desa di Swedia itu Desa Fucke. Ini bukan salah ketik. Namun, memang begitu namanya.

Fucke adalah nama resmi sebuah desa, terletak di tepi Fuckesjon atau Danau Fucke di Swedia. Desa itu desa tua, katanya sudah ada sejak tahun 1547. Institut Bahasa dan Cerita Rakyat menggambarkan desa kecil Swiss sebagai area di tepi danau, terletak sangat tinggi di lereng bukit dengan ladang yang sangat curam.

Tetapi, nama itu menjadi masalah di media sosial dan aplikasi belanja. Karena mirip dengan kata yang dianggap kasar, nama desa itu sering kali, bahkan selalu, disensor. Warga pun kesulitan menyebutkan lokasi di medsos atau ketika mereka menjual barang secara online.

Untuk mengatasi masalah tersebut, penduduk memutuskan untuk mengajukan pergantian nama desa kepada Badan Survei Tanah Nasional Swedia. Nama baru diajukan adalah Dalsro, yang berarti lembah yang tenang.

Menurut pihak berwenang Swedia proses pergantian nama desa butuh waktu yang cukup panjang. Warga tidak tidak mungkin memiliki nama desa baru sebelum musim panas.

"Kebiasaan nama tempat menurut undang-undang ini berarti bahwa, antara lain, nama tempat harus ditulis menurut norma yang diterima untuk bahasa Swedia tertulis, serta fakta bahwa nama tempat yang saat ini digunakan tidak dapat diubah kecuali ada alasan yang luar biasa"," begitulah keterangan dari Badan Survei Tanah Nasional Swedia dan dikutip oleh Times of India.

Selain itu, Badan Survei Tanah Nasional mengingatkan agar warga menimbang efek nama baru terhadap nama yang sudah ada. Jadi, jika suatu tempat sudah memiliki nama yang sudah mapan dan populer, perlu ada alasan yang sangat kuat untuk mengubahnya.

Tuntutan pergantian nama desa bukan insiden pertama. Sebelumnya pada tahun 2007, sekitar 15 penduduk desa Fjuckby, yang juga desa di Swedia, mencoba langkah serupa, tetapi upaya itu gagal.

Kemudian, di Austria, penduduk kota bernama F***ing meminta pergantian nama. cukup beruntung untuk mengubah namanya menjadi Fugging. Tuntutan mereka berakhir manis, nama desa diganti pada Januari 2021.



Simak Video "Kisah Desa Kelelawar, Jenetaesa"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA