Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 26 Jan 2022 15:45 WIB

TRAVEL NEWS

Jelang Imlek, Klenteng Liong Hok Bio Magelang Gelar Ritual Kimsin

Eko Susanto
detikTravel
Sejumlah jemaat membersihkan patung dewa-dewi di Klenteng Magelang.
Sejumlah jemaat membersihkan patung dewa-dewi di Klenteng Magelang. Foto: Eko Susanto/detikJateng
Jakarta -

Ada salah satu ritual khusus yang digelar di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Magelang, Jawa Tengah, tiap menjelang Imlek. Kegiatan rutin tahunan itu dinamakan ritual Kimsin, yaitu membersihkan rupang-rupang atau patung dewa-dewi.

Kegiatan pembersihan ini dilakukan tiap sepekan menjelang Imlek. Ada 13 rupang (patung) yang dibersihkan dengan cara disikat menggunakan kuas. Sedangkan yang menjadi tuan rumah di Klenteng Liong Hok Bio ini adalah Dewa Bumi.

Dalam pembersihan tersebut, satu per satu patung itu diturunkan dari altar. Kemudian, patung-patung itu dibersihkan dan dikembalikan lagi ke tempatnya semula.

"Kegiatan Imlek mesti didahului dengan unggahan, yaitu dewa naik. Ya, memang tepatnya 1 tahun itu pas unggahan ini terus kita mulai (bersihkan), ini sudah ratusan, ribuan tahun berjalan seperti ini," kata Ketua Yayasan Tri Bhakti Paul Candra Wesi Aji saat ditemui detikJateng di Kelenteng Liong Hok Bio, Rabu (26/1/2022).

Pembersihan dengan sikat untuk membersihkan debu-debu yang menempel. Waktu yang tepat untuk pembersihan tersebut pada hari ini, tepatnya H-7 Imlek.

"Bayangkan orang saja, setiap hari mandi kadang-kadang satu-dua kali. Lha ini, kita dewa-dewinya 1 tahun, kan udah penuh debu dan sebagainya. Jadi kita harus membersihkan. Membersihkan tidak sembarangan, sewaktu-waktu itu nggak bisa. Ya ini tepatnya pas dewa naik, kita bersihkan," ujarnya.

Sejumlah jemaat membersihkan patung dewa-dewi di Klenteng Magelang.Sejumlah jemaat membersihkan patung dewa-dewi di Klenteng Magelang. Foto: Eko Susanto/detikJateng

Candra menambahkan, dalam situasi pandemi ini nantinya peribadatan akan dilakukan dengan pembatasan. Umat yang mengikuti maksimal hanya 100 orang.

"Pembatasan tetap ada, maksimum 100 orang. Biasanya datangnya pagi atau siang belum ada acara, secara pribadi-pribadi," tutur dia.

Menurut Candra, Tahun Baru Imlek kali ini merupakan tahun macan emas. Untuk itu, pihaknya berharap perekonomian berjalan lancar dan pandemi berakhir.

"Macan emas. Kita harapkan ekonomi jalan lancar, pandeminya bisa berakhir dan Indonesia akan lebih jaya lagi," pungkasnya.

----

Artikel ini telah tayang di detikJateng.



Simak Video "Persiapan PPKM Level 2, Magelang Gelar One Day Tour"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA