Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 27 Jan 2022 12:13 WIB

TRAVEL NEWS

Jalan Panjang Sebelum Diluncurkannya Aplikasi Karya Anak Bangsa, TLUSURE

Tlusure
Sandiaga Uno bersama saat launching TLUSURE bersama Fritz Bonny Tobing, Sandy Tantra dan Kenny Santana (Foto: Tlusure)
Jakarta -

Aplikasi TLUSURE membantu wisatawan untuk menemukan tempat wisata yang aman dan nyaman. Sebelum diluncurkan, ada jalan panjang yang harus dilalui.

Berawal dari diskusi Co Founder dan CEO TLUSURE Sandy Tantra dan CEO FAB Indonesia yang juga Founder TLUSURE, Fritz B.Tobing, mereka memiliki kesamaan keinginan untuk membantu masyarakat untuk kembali beraktivitas di luar rumah dengan nyaman dan aman. Mereka pun berkonsultasi dengan para pelaku industri dan advicer start up Indonesia hingga mendapat arahan dari Kemenparekraf.

"Kemudian di situ kami mendesain sebuah riset ke masyarakat umum untuk mengetahui dengan tepat apa sih sebetulnya permasalahan yang mau dibikinkan sebuah solusinya," kata Sandy.

"Ada tiga hal utama yang kami temukan berdasarkan hal tersebut yang pertama dari kondisi pandemi ini tentunya berlangsung sudah sangat lama ya karena sudah lebih dari 2 tahun saat ini ketika akan mengadakan riset itu sudah lebih dari 1 tahun," kata Sandy.

Selain itu, banyak penelitian yang menyebut adanya Pandemic Fatigue atau kegelisahan karena pandemi. Hal ini disebabkan karena lamanya seseorang bersosialisasi secara normal dengan orang lain. Pandemic Fatigue ini juga bisa berdampak buruk terhadap mental dan kondisi kejiwaan.

"Pertama yang kita pikir kita mungkin bisa mendesain sebuah solusi yang bisa membantu masyarakat umum untuk kembali beraktivitas dan mendapatkan hasil yang sama dengan dengan sosialisasi dengan orang lain seperti sebelumnya," kata Sandy.

Kedua masyarakat dalam menghadapi kondisi pandemi dan new normal itu tidak gampang, banyak informasi yang sebetulnya belum tersedia memang karena semua orang juga tidak tahu bagaimana caranya menghadapi kondisi tersebut.

"Kemudian dari situ terlahir juga kegelisahan karena banyak sekali ternyata informasi di luar sana tapi tidak tahu mana yang benar dan mana yang terupdate," tambahnya.

Dari sanalah ada banyak informasi yang tidak berstruktur. Sehingga tercetuslah ide untuk membuat platform untuk mengurasi informasi yang benar dan terverifikasi.

Diskusi pun dilanjutkan ke para pelaku industri, khususnya pariwisata dan ekonomi kreatif, pemilik usaha, kafe hingga atraksi. Kegelisahan utamanya adalah bagaimana cara agar bangkit sedangkan banyak bisnis yang tak bisa bertahan karena terlalu banyak pembatasan gegara pandemi.

Setelah melalui jalan panjang dan berkonsultasi dengan banyak pihak, aplikasi dengan TLUSURE pun akhirnya diluncurkan.

"Kami mendesain sebuah aplikasi dan sebuah solusi berbasis teknologi yang di hari ini kita luncurkan bernama TLUSURE," kata Sandy.



Simak Video "Kemenparekraf Pastikan Sudah Bayar DP untuk Suvenir G20"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA