Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 29 Jan 2022 07:04 WIB

TRAVEL NEWS

Jelang Imlek, China Lockdown Daerah Ini Diam-diam

bonauli
detikTravel
Xian menerapkan lockdown ketat bagi warganya sejak Desember 2021 lalu. Kota itu kini dilaporkan mulai melonggarkan aturan pembatasan secara bertahap.
Xi'an saat lokcdown (AP Photo)
Beijing -

Imlek menjadi momen mudik warga China seperti lebaran di Indonesia. Tetapi pemerintah China malah bikin kebijakan lockdown yang bikin bingung warganya.

Dilansir dari AFP, China menerapkan penguncian wilayah di sekitar Beijing. Seorang staf pencegahan Covid di China mengonfirmasi, sekitar 1,2 juta orang di kawasan New Area, Xiong'an, tak diizinkan untuk meninggalkan kompleks perumahan mulai Selasa (25/1) lalu. Namun, ia sendiri tak mengetahui detailnya.

"Kami perkirakan lockdown itu akan berlangsung sekitar sepekan, tapi waktunya masih belum pasti," kata staf yang enggan disebutkan namanya.

Lockdown itu diterapkan hanya sepekan menjelang Olimpiade Musim Dingin. Parahnya lagi, lockdown tidak diumumkan ke publik.

Sebelumnya, China selalu mengumumkan lockdown ke publik dan dilaporkan secara luas oleh media pemerintah. Tetapi, lockdown di Xiong'an ini diberlakukan secara diam-diam tanpa pengumuman publik. Hal ini tentu memicu kebingungan di kalangan warga setempat.

Penerapan lockdown dimulai sejak Selasa (25/1) waktu setempat atau hari yang sama ketika otoritas setempat melaporkan terdeteksinya lima kasus baru Corona.

Adanya Olimpiade Musim Dingin yang dimulai pekan depan membuat otoritas China ngotot memberantas gejolak pandemi di kota-kota besar termasuk Beijing.

Kota-kota seperti Xi'an dan Anyang menghadapi lockdown ketat dalam beberapa pekan terakhir. Kebijakan itu bikin warga terjebak di rumah masing-masing dan harus menjalani tes Corona beberapa kali sebelum wabah berhasil ditekan.

Sejumlah pengguna Weibo terlihat mengungkapkan soal lockdown tersebut. Ada pula yang mempertanyakan sejauh mana langkah itu diberlakukan.

"Apakah diperlukan? Kenapa kami tidak bisa pulang jika areanya dianggap berisiko rendah? Jangan dipukul rata untuk semua," tulis seorang pengguna Weibo dalam komentarnya.

"Saya pikir saya tidak akan akan bisa pulang untuk Tahun Baru Imlek," pengguna Weibo lainnya menimpali.

China yang menjadi lokasi kemunculan pertama virus Corona, telah menegakkan strategi nol-COVID sejak awal lockdown, yang mencakup pembatasan perbatasan ketat dan tes massal. Jumlah kasus Corona di negara ini tergolong lebih sedikit dibandingkan negara-negara lainnya.



Simak Video "China yang Sibuk Lockdown Kala Negara Lain Siap-siap Endemi"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA