Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 12 Feb 2022 06:11 WIB

TRAVEL NEWS

Istana Warisan Saddam Hussein Rusak Tak Terawat

Femi Diah
detikTravel
Istana mantan diktator Irak Saddam Hussein di Babylon Tourist Resort di Babylon, Irak tengah. (Photo by AHMAD AL-RUBAYE / AFP)
Salah satu istana tinggalan Saddam Husein. (AFP/AHMAD AL-RUBAYE)
Bagdad -

Lebih dari 100 istana Saddam Hussein tersebar di seluruh Irak. Kini, sebagian besar bangunan megah itu rusak parah.

Terdapat lebih dari 100 bangunan megah dengan tiang marmer, hiasan ukiran, dan perabotan glamor milik bekas presiden Irak, yang digulingkan oleh invasi AS pada 2003, ditangkap akhir tahun itu, lalu dieksekusi tahun 2006, itu tersebar di seantero negeri.

Beberapa di antaranya masih digunakan, tetapi lebih banyak yang menjadi reruntuhan. Kalaupun utuh, kondisinya memprihatinkan. Dindingnya menjadi kanvas grafiti. Tidak ada lagi benda mewah yang tersisa.

Tiga istana Saddam Hussein, yang ada di Bagdad, menjadi gedung kepresidenan dan kantor perdana menteri.

Kompleks Al-Faw yang mewah, dikelilingi oleh danau buatan, bisa diselamatkan. Bangunan yang lokasinya dekat dengan bandara untuk tamu VIP Saddam Hussein dan pernah menjadi pangkalan AS itu, sejak 2021 menjadi bagian dari universitas swasta yang dibangun oleh seorang investor Irak.

Sekarang, bangunan dengan dinding batu dan marmer tersebut menjadi auditorium, amfiteater, dan pujasera.

Istana mantan diktator Irak Saddam Hussein di Babylon Tourist Resort di Babylon, Irak tengah. (Photo by AHMAD AL-RUBAYE / AFP)Istana mantan diktator Irak Saddam Hussein di Babylon Tourist Resort di Babylon, Irak tengah jadi kanvas grafiti. (AHMAD AL-RUBAYE / AFP)

Istana lainnya, di Babil, dengan lokasi di atas bukit dan memiliki view ke situs Warisan Dunia UNESCO, terbengkalai. Dindingnya penuh grafiti dan lampu gantung yang mewah rusak parah.

Sebagian dari kompleks itu masih oke dengan menjadi menjadi kompleks hotel.

"Ketika kami kali pertama datang pada 2007, situs itu dalam keadaan menyedihkan," kata direktur kawasan itu, Abdel Satar Naji.

Dia bilang istana itu akan diubah menjadi museum. Sebelumnya, pemerintah sempat berencana untuk mengubahnya menjadi pusat rekreasi.

Istana di kampung halaman Saddam Husein, Tikrit, juga dalam kondisi miris. Kompleks kepresidenannya memiliki sekitar 30 vila, tetapi itu semua juga tidak terawat.

Sebagian besar bagian dan isi istana itu dijarah saat terjadi invasi. Para pencuri mengambil semua yang bisa dibawa, termasuk kabel-kabel listrik.

"Kami bisa mengubah istana menjadi museum, setidaknya di Bagdad. Museum permadani, misalnya. Atau tentang keluarga kerajaan atau seni Islam," kata Laith Majid Hussein, direktur Badan Kepurbakalaan dan Warisan Negara Irak.

Namun, dia mengakui bahwa merehabilitasi banyak kastil raksasa Irak peninggalan Saddam Hussein itu akan membutuhkan dana yang luar biasa besar.

Birokrasi dan korupsi yang mengakar juga menjadi rintangan lain, kata seorang pejabat senior pemerintah yang berbicara dengan syarat anonim.

"Birokrasi dan korupsi menghambat restorasi istana-istana ini untuk mengubahnya menjadi kompleks wisata atau pusat warisan," kata dia.



Simak Video "Keindahan Pulau Dewata dari Sudut Pandang yang Berbeda"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA