Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 18 Feb 2022 06:11 WIB

TRAVEL NEWS

Di Taiwan, Menikah dengan Amoy Singkawang Lewat Iklan Itu Ilegal

malaysia chinese wedding ceremony with couple facing each other in traditional costume
Foto: Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/Edwin Tan)
Singkawang -

Pria Taiwan banyak yang berburu istri Amoy Singkawang. Menurut aturan, perjodohan itu harus lewat badan resmi. Jika lewat iklan, maka hukumnya ilegal.

Pria-pria dari negara asing seperti Taiwan, Macau dan Hong Kong banyak yang mencari istri Amoy Singkawang. Untuk mencegah penyelewengan, seperti trafficking dan tidak pidana lainnya, Pemerintah Taiwan menerbitkan aturan, bahwa usaha perjodohan itu harus melalui lembaga atau badan resmi yang ditunjuk pemerintah sana.

Jika usaha perjodohan itu melalui iklan, maka pemerintah Taiwan menggolongkan tindakan itu sebagai perbuatan yang ilegal dan melanggar hukum.

Beberapa waktu lalu, ada kasus seorang pekerja migran asal Vietnam yang dikenai hukuman denda oleh Pemerintah Taiwan. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, mencapai 100.000 dollar Taiwan. Jika dirupiahkan, nominalnya sekitar Rp 51 jutaan.

Perkaranya, orang Vietnam itu mencoba merekrut wanita dari negara asalnya untuk menikah dengan pria dari Taiwan melalui iklan di Facebook. Menurut National Immigration Agency (NIA) Taiwan, tindakan itu adalah ilegal.

NIA mendesak warga negara asing di Taiwan untuk tidak mempromosikan pernikahan lintas budaya di media sosial, lantaran hal itu termasuk merupakan bagian dari kejahatan perdagangan manusia.

Warga Taiwan yang tertarik menikahi pengantin asing dari luar negeri, harus menghubungi lembaga atau biro perjodohan resmi, menurut pihak NIA. Mengejar pernikahan lintas negara melalui iklan dianggap ilegal, dan termasuk pelanggaran terhadap hukum imigrasi di sana.

Hal tersebut dibenarkan oleh Nico Kant, seorang Moinyin atau penghulu adat Tionghoa di Singkawang. Nico sering membantu menikahkan pria asing dengan Amoy Singkawang. Biasanya mereka lewat badan khusus, tapi ada juga yang datang secara individual.

"Kemarin ada badan yang khusus membantu, tapi kadang mereka panggil kami-kami juga. Mereka pakainya bahasa Hokkian, nggak bisa bahasa sini, kadang-kadang saya yang disuruh tampil," kata Nico.

Pernikahan antara Amoy Singkawang dengan pria asing biasanya berlangsung secara sederhana, tidak menggunakan prosesi adat Tionghoa yang ribet.

"Biasanya mereka di sini acara dulu. Undang famili sini. Setelah itu, di sana pesta lagi kalau sanggup. Kalau nggak sanggup, ya udah. Kalau mereka sederhana punya, nggak ribet kayak di sini," pria berambut gondrong itu menjelaskan.

Nico menegaskan, pernikahan itu resmi dan dicatat oleh negara si mempelai pria, ada surat-suratnya juga, bukan kawin kontrak seperti yang disangka oleh banyak orang.

"Bukan kawin kontrak loh itu, sah lho itu. Di sana, di negaranya, ada bikin surat nikah," kata dia.

Simak Video 'Wali Kota Singkawang Sebut Amoy Sebagai Pahlawan Keluarga' di sini:

[Gambas:Video 20detik]



(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA