Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 15 Feb 2022 17:08 WIB

TRAVEL NEWS

Amoy Singkawang, Kawin Kontrak dan Hasrat untuk Mengubah Nasib

Traditional Chinese wedding costume
Foto: Ilustrasi pernikahan Amoy (Getty Images/iStockphoto/tylim)
Singkawang -

Membahas Amoy Singkawang tidak bisa lepas dari kawin kontrak dengan pria asing. Keputusan itu diambil Amoy untuk mengubah nasib keluarga. Bagaimana kisahnya?

Fenomena pernikahan pria dari luar negeri dengan Amoy Singkawang sudah bukan jadi rahasia lagi. Faktor ekonomi ditengarai jadi pemicu mengapa para Amoy mau dipersunting pria dari negeri seberang.

"Pertama karena tekanan ekonomi. Akhirnya, sampai mereka ndak mau pun, jadi, apa boleh buatlah," ungkap Nico Kant, pria yang berprofesi sebagai Moinyin atau Penghulu Adat Tionghoa kepada detikTravel.

Menurut data terbaru, Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di tahun 2022 ini mencapai Rp 2.596.120 per bulan. Di tahun-tahun sebelumnya, UMK Kota Singkawang lebih rendah dari sekarang.

Rendahnya penghasilan dan terbatasnya lapangan kerja yang sesuai dengan tingkat pendidikan, membuat para Amoy Singkawang mencari jalan pintas untuk mendapatkan uang, salah satunya melalui perkawinan dengan pria asing.

Ari Novian, driver yang mengantarkan detikTravel keliling Singkawang pernah beberapa kali mendapat orderan untuk membantu pria-pria dari luar negeri mencari istri Amoy Singkawang, tapi itu sudah terjadi beberapa tahun yang lalu.

"Itu sekitar tahun 2010 sampai 2012-2013 itu gencar-gencarnya kawin kontrak dari Taiwan. Kebanyakan dari ekonomi kelas bawah. Kebanyakan itu karena keperluan, kebutuhan keluarga," kata Ari.

Setelah pria dari Taiwan hingga Hong Kong berhasil mempersunting Amoy Singkawang, sang Amoy akan diboyong pulang ke negara asal mereka.

Selama di sana, mereka akan mendapat uang nafkah dari suami. Uang itu juga yang akan dia kirimkan untuk keluarga di Singkawang. Setelah melewati periode waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan, para Amoy akan pulang kembali ke Singkawang.

"Kebanyakan Amoy-amoy yang sudah kawin kontrak pun setelah kontraknya selesai, mereka pulang lagi ke Singkawang. Mereka buka usaha dengan modal yang sudah didapat," dia menjelaskan.

Selanjutnya: Amoy Singkawang Bukan Kawin Kontrak, Mereka Kawin Sah Kok

Selanjutnya
Halaman
1 2
BERITA TERKAIT
BACA JUGA