Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 05 Mar 2022 13:38 WIB

TRAVEL NEWS

Kala Nazi Membuang Tahanan ke Kandang Beruang demi Hiburan

Putu Intan
detikTravel
Kamp konsentrasi Auschwitz menjadi saksi bisu kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Nazi. Jutaan warga Yahudi diketahui masuk kamp itu di masa silam.
Ilustrasi tahanan Nazi. Foto: Getty Images
Berlin -

Nazi sempat membangun kebun binatang yang bertujuan menghibur pegawai di kamp konsentrasi. Hiburan itu termasuk menyaksikan tahanan dicabik-cabik satwa.

Dilansir dari DW News, Sabtu (5/3/2022) Nazi membangun kebun binatang dekat Kota Weimar. Lokasinya tak jauh dari Kamp Konsentrasi Buchenwald.

Di kebun binatang itu, monyet-monyet berkeliaran di kandang. Burung-burung juga berkicau di kandangnya. Lalu ada pula kandang beruang dan kolam ikan mas.

Kebun binatang ini dibuat dengan tujuan pengalihan dan hiburan bagi orang-orang sembari mereka menikmati makan siang. Menurut Komandan Kamp Konsentrasi Karl Koch, kebun binatang tersebut dibuka pada 1938 dengan biaya hasil pemerasan dari para tahanan.

Pengalihan dan hiburan yang dimaksud di atas, tidak diberikan pada para tahanan dan pekerja paksa di Buchenwald. Mereka hanya dimanfaatkan untuk membangun kandang dan merawat hewan. Tapi yang diizinkan beristirahat di sana hanya pegawai dan pengawas.

Para pengawas itu bahkan kadang-kadang melemparkan tahanan ke kandang beruang. Ini karena Komandan Koch senang melihat beruang mencabik-cabik tahanan.

Tindakan Nazi ini tak dapat dilepaskan dari ideologi rasis mereka. Hewan sering memainkan peran penting sedangkan orang-orang yang menjadi tahanan diklasifikasikan sebagai sub-manusia.

Penulis buku Tiere im Nationalsozialismus, Jan Mohnhaupt menjelaskan, hewan-hewan itu terkadang dijadikan model, kadang menjadi gambaran musuh, dan kadang hanya menjadi alat untuk mencapai tujuan.

"Siapapun yang ingin belajar tentang kesewenang-wenangan dan kontradiksi rezim Nazi tidak boleh mengabaikan hewan," katanya.

Ini juga terkait bagaimana sosok Hitler yang kejam membunuh jutaan orang namun punya sisi cinta pada anjing peliharaannya yang bernama Blondi. Hal yang sama juga dilakukan wakilnya, Goring yang memelihara 7 ekor anak singa.

Namun tetap saja, keduanya memelihara anjing gembala Jerman dan singa sebagai bagian dari simbol kekuasaan.



Simak Video "Museum Purbakala Patiayam Selamatkan Fragmen Rusa-Gajah Purba"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Breaking News
×
Pondok Karya Mampang Banjir
Pondok Karya Mampang Banjir Selengkapnya