Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 13 Mar 2022 19:20 WIB

TRAVEL NEWS

Kisah Pria 25 Tahun Hidup di Gua, Terharu Akhirnya Ketemu Sang Ayah

Manusia 25 tahun tinggal di gua
Foto: Little John tinggal di gua (dok. Istimewa)
Otago -

Seorang pria di Selandia Baru 25 tahun lamanya hidup di gua. Namun akhirnya, pria itu berhasil dipertemukan dengan ayah kandungnya. Suasana haru pun tercipta.

Pria tersebut menamai dirinya sebagai 'Little John'. Dia tidak mau membeberkan identitas aslinya. Little John menghabiskan 25 tahun terakhir dalam hidupnya dengan tinggal di dalam sebuah gua di Otago, Selandia Baru.

Little John memutuskan tinggal di dalam gua karena lebih tenang dan damai, serta jauh dari hal-hal 'jahat' di dunia luar. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Little John berburu dan memasak sendiri makanannya. Sesekali ada orang yang datang memberikan bantuan, dia pun menerimanya.

Usia Little John saat ini 57 tahun. Selama hidup di dalam gua, Little John putus kontak dengan keluarganya. Baru beberapa waktu yang lalu, dia dipertemukan dengan ayah kandungnya.

Pertemuan itu diliputi rasa haru, mengingat sudah puluhan tahun mereka tidak bertemu. Apalagi saat Little John mengetahui sang ibu sudah meninggal dunia pada tahun 2019 silam.

Pertemuan itu berlangsung singkat namun sangat berkesan, baik bagi Little John, maupun bagi ayah kandungnya. Mereka saling berjanji akan bertemu lagi di lain hari.

Sebelum tinggal di dalam gua, Little John pernah menjalani kehidupan yang normal seperti layaknya orang biasa lainnya. Namun kegagalan dalam hubungan percintaan, ditambah dengan pergulatannya melawan ketergantungan obat-obatan, akhirnya membuat Little John memilih untuk menyepi dan hidup di dalam gua.

Little John bukannya sama sekali tidak mau bersentuhan dengan dunia luar, sesekali dia masih datang ke kota terdekat untuk bersosialisasi. Dia bahkan sering diminta untuk main piano ketika gereja bikin acara.

Little John hanya meninggalkan hal-hal keduniawian yang berbau materialistik. Dalam setahun, Little John hanya menghabiskan uang beberapa ratus dollar saja untuk hidup.

Dia tidak menyarankan orang-orang untuk meniru gaya hidupnya. Dia menjalani hidup sebagai manusia gua murni hanya untuk ketenangan batinnya saja.

"Bagi saya, ini alami dan alami adalah sehat. Saya hidup di dalam gua karena di sini gratis dan tidak ada orang yang mengganggu saya di sana," tutup Little John.



Simak Video "Imbas Selandia Baru Lakukan Pembatasan, Banyak Rak Supermarket Kosong"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA