Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 18 Mar 2022 13:27 WIB

TRAVEL NEWS

MotoGP Mandalika, Secercah Harapan untuk Wisata Lombok

Putu Intan
detikTravel
Sejumlah orang mengunjungi Bukit Pantai Seger di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (9/2/2022). Menjelang balapan pramusim MotoGP di Mandalika, Pantai Seger mulai ramai dikunjungi wisatawan dengan daya tarik pemandangan pantai pasir putih yang dikelilingi bukit di sekitarnya. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI
Jakarta -

Wisata Lombok yang mati suri karena COVID-19, mulai menemukan titik terang dengan digelarnya MotoGP Mandalika. Ajang balap motor itu diharapkan jadi batu loncatan kebangkitan Lombok.

Beberapa hari terakhir, Indonesia khususnya Mandalika di Lombok jadi pusat perhatian dunia. Bila banyak orang asing lebih mengenal Bali sebagai destinasi wisata tropis, kini mereka juga tahu potensi wisata lain di Mandalika.

Bukan tanpa sebab, nama Mandalika mulai mengemuka karena digelarnya Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika. Acara yang berlangsung mulai 18-20 Maret itu diharapkan dapat menjadi magnet wisatawan domestik dan internasional karena sudah 25 tahun Indonesia absen sebagai tuan rumah.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung menyampaikan sebanyak 60 ribu tiket MotoGP Mandalika sudah ludes terjual.

"Kita tahu alhamdulliah juga bahwa target tiket yang kita berikan alhamdullilah semuanya sudah terjual," kata Jokowi pada wartawan di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/3/2022).

"Kita harapkan ini menjadi sebuah brand baru negara kita bahwa Indonesia sekarang telah memiliki sirkuit MotoGP yang tidak kalah dengan negara-negara lain," ujarnya.

Sejumlah orang mengunjungi Bukit Pantai Seger di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (9/2/2022). Menjelang balapan pramusim MotoGP di Mandalika, Pantai Seger mulai ramai dikunjungi wisatawan dengan daya tarik pemandangan pantai pasir putih yang dikelilingi bukit di sekitarnya. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj.Sejumlah orang mengunjungi Bukit Pantai Seger di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (9/2/2022). Menjelang balapan pramusim MotoGP di Mandalika, Pantai Seger mulai ramai dikunjungi wisatawan dengan daya tarik pemandangan pantai pasir putih yang dikelilingi bukit di sekitarnya. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj. Foto: ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI

Di Mandalika sendiri, pelaku wisata tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Masyarakat mulai memberdayakan hunian mereka sebagai penginapan untuk para penonton.

Dikutip dari South China Morning Post, salah satu pemilik hostel di Lombok, Herlanul Hanafi, mengungkapkan antusiasmenya pada MotoGP Mandalika. Ia berharap acara ini benar-benar berdampak bagi masyarakat lokal.

"Saya berharap MotoGP bisa mendongkrak pariwisata di Lombok. Mungkin ini pertama kalinya para pembalap ini datang ke sini, jadi semoga sekarang banyak orang di luar negeri yang mulai memperhatikan Lombok," katanya.

Herlanul bercerita hostel miliknya harus tutup selama pandemi. Ini sangat kontras dengan kondisi sebelum COVID-19 karena huniannya selalu penuh.

"Hostel saya populer di kalangan turis asing, terutama peselancar. Mereka biasanya tinggal untuk waktu yang lama, sekitar satu bulan. Seharian mereka berselancar jadi cari tempat yang ramah backpacker," ujarnya.

Menurutnya, banyak turis Lombok yang datang dari Bali. Mereka umumnya memang akan ke Bali dulu sebelum mampir ke Lombok. Jadi ketika pariwisata Bali lesu, Lombok juga kena dampaknya.

"Mereka tidak tahu ada pantai bernama Kuta di Lombok, mereka hanya tahu Pantai Kuta di Bali. Jadi, ketika turis berhenti datang ke Bali, saya juga terkena dampaknya," dia mengungkapkan.

Kementerian PUPR menyiapkan sarana akomodasi hunian alternatif bagi para penggemar MotoGP di Mandalika. Penasaran?Kementerian PUPR menyiapkan sarana akomodasi hunian alternatif bagi para penggemar MotoGP di Mandalika. Foto: Dok. Kementerian PUPR

Tak cuma pemilik akomodasi, sopir taksi di Lombok juga terkena dampak COVID-19. Muhammad Ridho mengatakan pendapatannya turun lebih dari 50 persen sejak awal pandemi.

Akan tetapi, ia mulai menemukan harapan ketika Lombok menjadi tuan rumah World Superbike. Ia berharap, pendapatannya juga akan meningkat saat MotoGP Mandalika.

"Saya pikir MotoGP akan secara signifikan meningkatkan mata pencaharian masyarakat Lombok dan akan sama-sama dinikmati oleh pedagang kaki lima, restoran, pemilik hotel, dan pengemudi. Saya punya teman yang restorannya sudah penuh dipesan untuk akhir pekan ini sejak Januari," katanya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statisttik (BPD) pada 2019, Lombok dikunjungi sekitar 1,5 juta turis asing. Jumlah itu turun drastis saat COVID-19, menjadi 39.982 pada 2020 dan hanya 11.890 pada 2021.



Simak Video "Aksi Pawang Hujan MotoGP Mandalika Jadi 'Sorotan' Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA