Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 19 Mar 2022 16:06 WIB

TRAVEL NEWS

Okupansi Hotel di Gili Trameno Naik, Aturan Jangan Sampai Berubah-ubah

Ketua Gili Hotel Association Lalu Kusnawan
Ketua Gili Hotel Association Lalu Kusnawan. Foto: Dadan Kuswaraharja/detikcom
Lombok Tengah -

Tingkat hunian hotel di tiga gili, Trawangan, Air dan Meno sudah merangkak naik. Ini imbas pelonggaran pembatasan COVID-19.

Ketua Gili Hotel Association, Lalu Kusnawan, menjelaskan, saat ini tingkat hunian di Gili memang sudah mulai menunjukkan peningkatan. Ia berharap dukungan kebijakan pemerintah agar kondisi ini dapat terus meningkat.

"Saya bisa menyampaikan berita bahwa okupansi, tingkat reservasi mulai dari April 2022 sudah ada bahkan Juli hingga Agustus 2022 sudah mencapai 30 sampai 40 persen untuk wisatawan mancanegara. Kalau bisa jangan sampai aturannya berubah-ubah," ujarnya kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

Sandiaga Uno memang menyempatkan diri bermalam di Gili Trawangan di tengah-tengah kunjungan kerjanya ke Nusa Tenggara Barat dalam penyelenggaraan event Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP 2022) di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Menparekraf ingin melihat langsung ketersediaan kamar, layanan, sekaligus dampak dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Hari ini kita melihat bahwa di Gili mulai menggeliat dengan diadakannya MotoGP, banyak masyarakat dari wilayah Indonesia datang ke sini," kata Menparekraf Sandiaga Uno di Gili Trawangan, Sabtu (19/3/2022).

Menparekraf Sandiaga Uno bersama Ketua Gili Hotel Association, Lalu KusnawanMenparekraf Sandiaga Uno bersama Wabup Lombok Utara Danny Karter. Foto: Dadan Kuswaraharja/detikcom

Meski tingkat kunjungan mulai merangkak naik, namun Sandiaga mengakui bahwa hal ini belum mencapai titik optimal. Hal ini akan menjadi catatan untuk dapat memaksimalkan berbagai gelaran event di Pulau Lombok dan NTB ke depannya agar memberikan dampak terhadap masyarakat di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Langkah yang akan dilakukan, kata Sandiaga, salah satunya berkolaborasi dengan kementerian/lembaga dan pihak terkait lainnya untuk menyempurnakan infrastruktur dan konektivitas. Sehingga wisatawan yang datang bisa tersebar ke berbagai wilayah di NTB tidak menumpuk di sekitar Mandalika, Senggigi, atau Mataram.

"Penyebaran itu menjadi tugas kami, dan tadi masukan dari Pak Wakil Bupati (Lombok Utara) adalah bagaimana interconnectivity. Jadi harus bisa siapkan shuttle sehingga penumpukan (wisatawan) itu bisa kita distribusikan ke wilayah lain yang membutuhkan tingkat hunian seperti Gili dan lainnya," kata Sandiaga.

Untuk memaksimalkan infrastruktur, Sandiaga mendorong agar Pemerintah Kabupaten Lombok Utara untuk dapat mengajukan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang nantinya akan dikawal oleh Kemenparekraf/Baparekraf agar dapat disetujui pemerintah pusat.

"Sehingga bisa digunakan untuk memperbaiki beberapa titik yang tadi saya lihat sendiri, bagaimana dampak abrasi dan juga perbaikan-perbaikan dari segi infrastruktur yang perlu dilakukan," kata Sandiaga.

Selain itu juga dengan memaksimalkan digitalisasi untuk mendorong peluang ekonomi kreatif khususnya para pelaku UMKM.

"Dengan digitalisasi, mudah-mudahan ini jadi awal kebangkitan kita sehingga lapangan kerja mulai terasa kembali lagi untuk diciptakan," ujar Sandiaga.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto. Ia berharap dukungan dari pemerintah pusat dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Lombok Utara baik dari segi infrastruktur dan lainnya termasuk pengembangan SDM serta produk pariwisata.

"Terima kasih Pak Menteri sudah bantu kebangkitan pariwisata khususnya di 3 Gili dan malam ini menginap dan merasakan suasana di Gili Trawangan. Harapan kami dengan support dari kementerian baik di bidang infrastruktur dan lain-lain bisa segera membuat pariwisata di Lombok Utara khususnya di 3 Gili meningkat. Kawan-kawan sudah berjuang di 2 tahun terakhir, sehingga ini akan menjadi dorongan motivasi dan dukungan moril luar biasa kepada kami masyarakat Kabupaten Lombok Utara," kata Danny Karter Febrianto.



Simak Video "Pemandangan Indah Bawah Laut Gili Trawangan, Lombok"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA