Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 02 Apr 2022 23:03 WIB

TRAVEL NEWS

Keren Banget! Kamar Hotel Tersembunyi Dikelilingi Sangkar Burung

Kamar hotel Biosphere dari Treehotel
Kamar hotel Biosphere dari Treehotel (Foto: CNN)
Jakarta -

Kamar hotel tersembunyi dikelilingi sangkar burung ini terbilang keren. Anda yang menginap akan menggantung di antara pepohonan.

Diberitakan CNN, Sabtu (2/4/2022), kamar tersembunyi itu ditutupi oleh 350 sangkar burung. Itulah yang ditawarkan Treehotel, sebuah hotel di Lapland Swedia yang terdiri dari beberapa rumah pohon paling menarik di dunia, dengan Biosphere adalah kamar terbarunya.

Pasangan dan pemilik bersama, Kent dan Britta Lindvall, menciptakan Treehotel pada tahun 2010 dengan desain modern yang mempertimbangkan efek lingkungan.

Bermitra dengan beberapa desainer Skandinavia, kamar awal Treehotel miliknya sangat bervariasi dalam desain, dari Mirror Cube reflektif hingga Sarang Burung yang dipenuhi cabang.

Melanjutkan tren itu pada pembangunan kedelapan, Treehotel berkolaborasi dengan arsitek dan desainer dari Bjarke Ingels Group, juga dikenal sebagai BIG, bersama para ahli burung lokal, untuk menciptakan Biosphere.

Kamar hotel Biosphere dari TreehotelKamar hotel Biosphere dari Treehotel (Foto: CNN)

Kamar tersembunyi itu diakses melalui jembatan gantung, pengunjung dapat menikmati interior beraksen hitam dan abu-abu seluas 34 meter persegi. Dinding dan langit-langitnya bersayap.

Bagi mereka yang menginginkan pemandangan hutan dan Sungai LuleƄ yang lebih tinggi, Biosphere memiliki teras atap dengan pemandangan 360 derajat.

Terletak di desa Harads, Swedia utara, Treehotel hanya berjarak 1 jam berkendara mobil dari bandara Lule. LuleƄ kira-kira satu jam penerbangan dari Stockholm.

Kamar hotel Biosphere dari TreehotelKamar hotel Biosphere dari Treehotel (Foto: CNN)

Direncanakan untuk dibuka pada bulan Mei, dua tamu bisa menginap di kamar Biosphere. Termasuk sarapan, tamu yang menginap akan dikenai biaya sekitar USD 1.200 atau Rp 17,2 juta per malam.

Jadi, fasad Biosphere menampung 350 rumah burung, menampung burung dengan berbagai ukuran mulai dari gagak Barat hingga chickadee kecil berkepala abu-abu. Ada juga rumah untuk lebah dan kelelawar.

Ulf hman, ahli burung dan ketua Asosiasi Ornitologi Kabupaten Norrbotten yang mengerjakan proyek tersebut. hman menjelaskan bahwa kehutanan dan perubahan iklim telah berkontribusi pada penurunan beberapa populasi burung lokal, dan sarang burung di sekitar Biosphere diharap dapat membendung proses tersebut.



Simak Video "Mengunjungi Rumah Pohon, Menikmati Sejuknya Alam Pegunungan yang Indah dan Alami, Batu"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA