Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 10 Apr 2022 19:40 WIB

TRAVEL NEWS

Dunia Showbiz Penuh Tipu-tipu, Kisah Alexis Orlov yang Kamu Harus Tahu

Hari Suroto
detikTravel
The Dmitrii Donskoi was originally designed to serve as a commerce cruiser (thesun.co.uk)
Foto: Ilustrasi kapal perang Rusia zaman dulu (thesun.co.uk)
Jayapura -

Showbiz adalah kehidupan yang penuh tipu-tipu, seperti Indra Kenz yang jajan mobil mewah dan ternyata hanyalah settingan belaka. Begitu juga kisah Alexis Orlov.

Christina Aguilera, pelantun lagu Dirrty, pernah mengatakan showbiz adalah dunia yang penuh kepalsuan. Showbiz sebenarnya tidak hanya dikenal pada era modern saat ini, tetapi sudah ada sejak zaman dulu.

Hanya saja medianya yang berbeda. Jika showbiz saat ini, gaya hidup glamor diabadikan dengan kamera atau video, untuk diunggah di platform media sosial seperti Instagram, Youtube atau TikTok.

Pada masa lalu, showbiz diabadikan dengan lukisan cat minyak pada media kanvas. Salah satunya adalah seperti yang dilakukan oleh Alexis Orlov.

Kisahnya, pada 1768, Turki menyatakan perang kepada Rusia. Sultan Mustapha berani mengambil tindakan demikian, karena ia tahu, bahwa Prancis dan negara-negara Eropa lainnya juga tidak ingin melihat Rusia berkuasa di Eropa.

Pada masa itu, Turki dan Rusia yang secara geografis berada di Eropa timur, sama-sama memiliki angkatan laut yang sangat buruk. Bahkan kebanyakan orang Rusia belum pernah melihat kapal laut.

Hal ini berbeda dengan negara-negara Eropa barat seperti Inggris, Spanyol, Belanda, Portugis dan Prancis yang memiliki teknologi dan pengetahuan pelayaran yang sangat maju.

Meskipun demikian, biar tidak kalah dengan negara-negara Eropa barat, oleh Catherine Alexievna, penguasa Rusia waktu itu, diangkatlah Alexis Orlov menjadi laksamana angkatan laut Rusia.

Padahal Alexis Orlov belum pernah melihat kapal perang, apalagi naik ke atasnya. Sama sekali belum pernah.

Perang antara Turki dan Rusia waktu itu dimenangkan oleh Rusia. Armada Turki dihancurkan dalam pertempuran di Laut Adriatik.

Akhir dari perang, ditandai dengan perjanjian perdamaian, ditetapkanlah bahwa Rusia akan mendapat Azov dan juga hak pengawasan di Laut Hitam.

Bahwa Rusia dapat mengalahkan Turki sebenarnya adalah karena Catherine membayar mahal perwira-perwira angkatan laut inggris untuk membantunya.

Walaupun demikian, Alexis Orlov, yang tidak pernah merasakan pertempuran di laut secara langsung, merasa sangat bangga, sehingga ia bermaksud mengabadikan kemenangan Rusia itu.

Setelah perang selesai, pergilah Alexis Orlov ke Italia untuk memesan sebuah lukisan yang menggambarkan pertempuran Laut Adriatik.

"Tetapi saya belum pernah melihat kapal terbakar," kata pelukis Italia itu.

"Belum pernah?" tanya Alexis.

"Kalau begitu nanti saya suruh membakarnya, supaya dapat kau gambar," tukasnya.

Lalu, Alexis Orlov menyuruh anak buahnya untuk membakar sebuah kapal, sebab apalah arti satu kapal baginya karena Rusia sudah memenangkan perang atas Turki.


---

Artikel ini dibuat oleh Hari Suroto, peneliti arkeologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan telah diubah seperlunya oleh redaksi.



Simak Video "Armada Laut Rusia Semakin Bertambah di Selatan Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA