Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 18 Apr 2022 22:04 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga: Perputaran Uang dari Mudik Diprediksi Capai Rp 72 Triliun, Bisa Lebih

Ilustrasi - Tol Jakarta Cikampek di Cikopo pada Minggu (10/6/2018) malam
Ilustrasi - Tol Jakarta Cikampek di Cikopo (Foto: ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Jakarta -

Tradisi mudik diprediksi bisa menghasilkan perputaran uang mencapai Rp 72 Triliun. Angka itu bisa lebih besar mengingat masa libur lebaran tahun ini yang lebih panjang.

Tahun ini, pemerintah Indonesia mengizinkan rakyatnya mudik. Diperkirakan jumlah pemudik tahun ini mencapai lebih dari 80 juta orang. Jumlah tersebut tentunya akan menghasilkan perputaran uang yang nominalnya sangat besar.

Menparekraf Sandiaga Uno memprediksi angka perputaran uang yang dihasilkan dari mudik bisa mencapai Rp 72 triliun. Angka itu didapat dari estimasi jumlah spending pemudik dikalikan dengan jumlah pemudik.

"Saya melihat rata-rata wisnus spending Rp 1,5 juta dan ini juga kalau kita lihat dari 48 juta pemudik, maka ada Rp 72 triliun. Angka itu sangat tinggi dan bisa lebih tinggi lagi karena durasi lebaran ini cukup panjang," ungkap Sandiaga Uno dalam acara Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf Jakarta, Senin (18/4/2022).

Berbeda dengan tahun lalu, pemerintah tahun ini memberikan cuti bersama yang cukup panjang. Itu masih bisa ditambah lagi dengan kombinasi cuti tahunan yang bisa diperpanjang.

"Mudik plus cuti bersama dari kebijakan pemerintah, ditambah boleh dikombinasi dengan cuti tahunan. Yang lalu ketika pandemi kan tidak ada cuti, sebelumnya pun tidak boleh, kalau sudah cuti bersama ya sudah itu saja. Tapi sekarang, ada kelonggaran dan itu memberikan opportunity dampak yang lebih besar terhadap spending wisnus," ujar Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf Nia Niscaya.

Dengan waktu libur lebaran tahun ini yang lebih panjang, maka prediksi perputaran uang sebesar Rp 72 triliun itu bisa lebih besar lagi.

"Jadi Rp 72 triliun ini kemungkinan bisa lebih, jika kita perhitungkan lama masa liburan yang diperpanjang. Dari tanggal 29 April sampai 5 Mei, kita boleh tambah lagi 5 hari kerja, itu diperkirakan hitungannya," imbuh Nia.

Menurut Sandiaga sendiri, mudik bisa meningkatkan perputaran uang di daerah hingga mencapai 10%.

"Perputaran uang akan meningkat 10% dan mudik ini mampu berkontribusi 25% pada pertambahan ekonomi kuartalan," pungkas Sandiaga Uno.



Simak Video "Menparekraf Jawab Isu Larangan Konser hingga Akhir Desember 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA