Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 19 Apr 2022 11:11 WIB

TRAVEL NEWS

Libur Lebaran, Sandiaga Harap Pedagang Tak Getok Harga

Selama di Langsa, Sandiaga juga mengunjungi Desa Wisata Cinta Raja, Langsa, Aceh. Desa Wisata Cinta menjadi lokasi persinggahan burung-burung yang bermigrasi dari berbagai benua di dunia.
Sandiaga Uno harap pelaku ekraf tidak getok harga barang sama pemudik Foto: Kemenparekraf
Jakarta -

Libur lebaran sudah ada di depan mata. Menparekraf Sandiaga Uno berharap pedagang tidak menaikkan harga secara sepihak dan merugikan para pemudik alias ngegetok harga.

Menjelang lebaran tahun ini, Kemenparekraf sudah mengeluarkan surat imbauan terkait mudik dan pariwisata. Dalam surat imbauan itu, Sandiaga meminta agar pelaku usaha pariwisata memperhatikan betul soal protokol kesehatan dan masalah teknis lainnya.

"Kami sudah mengeluarkan surat edaran tentang persiapan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menyambut masa mudik. Jadi ini untuk protokol kesehatan, vaksinasi, aktivasi dari usaha-usaha pariwisata dan juga bagaimana menyiapkan petugas di pintu masuk, scan aplikasi PeduliLindungi yang sempat hits kemarin, alat pengecekan suhu tubuh dan sebagainya," kata Sandiaga dalam acara Weekly Press Briefing yang digelar di Lobby Lantai 2 Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf Jakarta, Senin (18/4/2022).

Selain itu, dalam surat edarannya, Sandiaga juga melarang pedagang untuk menaikkan harga secara sepihak.

"Mau menambahkan saja, yang pertama Kementerian Pariwisata telah mengirimkan surat kepada para pelaku pariwisata untuk memberikan servis terbaik, pengetatan prokes dan juga tidak menaikkan harga," ucap Nia Niscaya, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf yang mendampingi Sandiaga Uno.

"Nah itu, penting banget itu, karena suka ada yang secara sepihak, tiba-tiba menaikkan harga. Last minute pula," timpal Sandiaga.

"Itu akan membuat citra buruk dari sebuah destinasi dan atraksi," balas Nia.

Selain masalah harga, Sandiaga juga ingin agar pengelola destinasi wisata tidak bandel akan protokol kesehatan. Dia tidak segan-segan memberikan sanksi kepada mereka yang kedapatan nakal selama libur lebaran.

"Kami seperti belajar dari pengalaman sebelumnya. Tentunya unsur pembinaan akan terus kami lakukan, tapi jika ada pelanggaran yang berulang dan ada juga pelanggaran yang sangat mencoreng citra pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah kita ingin membangkitkan ekonomi, maka kami akan bekerja sama dengan aparat dan juga instansi terkait untuk penindakan," tegas Sandiaga.

"Kami tidak segan-segan untuk mengambil langkah tegas agar ini tidak terjadi pada kemudian hari. Karena beberapa kali yang terjadi, dengan kita tindak tegas ini ada efek jera, termasuk penutupan. Seandainya ini berulang terus akan ada sanksi yang lebih berat lagi," tutup Sandiaga.

Simak juga 'Harta Sandiaga Uno Tembus Rp 10,6 T, Ini Rinciannya':

[Gambas:Video 20detik]



(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA