Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 09 Mei 2022 10:52 WIB

TRAVEL NEWS

BMKG Beberkan Alasan Suhu Panas Jakarta Hingga 36 Derajat

Tim detikcom
detikTravel
Monas hari ini buka atau tutup? Monumen Nasional (Monas) merupakan tempat wisata terkenal di Jakarta. Monas berlokasi di wilayah Gambir, Jakarta Pusat.
Foto: Getty Images/iStockphoto/dennisvdw
Jakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membeberkan alasan dan jawaban soal kondisi cuaca panas di Jabodetabek yang mencapai suhu 36 derajat celcius.

Dikutip dari CNN, Jabodetabek diselimuti cuaca panas yang cukup ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Kadang disertai hujan lebat di malam hari, seperti yang terjadi saat hari pertama Lebaran Idulfitri 2022.

Koordinator Bidang Cuaca dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saefudin menyebut kondisi itu terjadi karena saat ini Indonesia tengah memasuki musim pancaroba atau periode peralihan musim hujan ke kemarau.

Tidak hanya di wilayah Jabodetabek, musim pancaroba juga terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia terutama wilayah Jawa-Bali-Nusa Tenggara dan wilayah Indonesia yang berada di wilayah selatan ekuator pada periode April-Mei. Adapun, sebagian lainnya masih ada yang mengalami periode basah/hujan.

"Umumnya, pada periode pancaroba atau menjelang musim kemarau, kondisi cuaca terutama pada pagi hari didominasi dengan kondisi cuaca cerah dan tingkat awan yang sangat rendah dapat menyebabkan terjadi suhu yang cukup panas dan terik pada siang hari dengan potensi hujan yang disertai kilat/petir," kata Miming, Senin (9/5).

"Hal ini dapat terjadi karena minimnya tutupan awan di wilayah Jabodetabek pada pagi hari sehingga terjadi pemanasan radiasi matahari maksimal hingga di permukaan. Lalu pada siang-sore hari umumnya akan terbentuk awan-awan dan dapat terjadi hujan," dia menambahkan.

Miming menambahkan selain peralihan musim atau pancaroba, fenomena cuaca panas yang terjadi belakangan di beberapa wilayah terakhir disebabkan posisi semua matahari sudah berada ke arah wilayah utara ekuator.

"Atau tepatnya di sekitar lintang 14 derajat dan masih bergerak ke utara hingga Juni mendatang yang mengindikasikan bahwa puncak musim kemarau mulai berlangsung di wilayah Indonesia secara umum," ujarnya.

"Suhu maksimum per hari kemarin ada yg terukur hingga 35-36 derajat celcius," kata Miming.

Selain Jakarta, wilayah yang sedang pancaroba terdapat di wilayah Pulau Jawa-Bali hingga Nusa Tenggara. Wilayah-wilayah tersebut diprakirakan memiliki kondisi cuaca cerah pada siang disertai suhu cukup terik pada siang hari sehingga harus tetap di waspadai.

Secara umum kondisi cuaca panas dapat terjadi hingga pertengahan Mei.



Simak Video "Hujan Diprakirakan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia, Bandung Hujan Ringan!"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA