Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 23 Mei 2022 14:40 WIB

TRAVEL NEWS

85 Juta Pemudik Tahun Ini, Tak Ada Kenaikan Kasus Covid-19

Halal Bihalal Kemenparekraf
Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri Halal Bihalal Kemenparekraf. Foto: Ahmad Masaul/detikcom
Jakarta -

Total pemudik pada Lebaran tahun ini sangatlah tinggi, mencapai 85 juta orang. Ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai setengahnya saja.

Meski animo masyarakat begitu besar untuk pulang kampung. Namun, setelah tiga minggu berjalan, tiada kenaikan kasus Covid-19.

"Dua tahun kita tidak melakukan silaturahim seperti ini karena dalam keadaan pandemi. Oleh karena itu Idul Fitri kali ini terasa sangat istimewa karena kita juga diberkahi mudik," kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam sambutannya di Halal Bihalal Kemenparekraf, Senin (23/5/2022).

"Mudik ini mungkin dari tahun ke tahun kita take it for granted (tidak terlalu memikirkan karena sudah tradisi). Tapi setelah dua tahun tidak mudik, mudik kemarin betul-betul dimaknai betul sebagai sebuah kebangkitan," imbuh dia.

Dijelaskan Sandiaga bahwa kegiatan mudik sangat berdampak besar namun minim risiko kesehatan. Sehingga, lebaran Idul Fitri 2022 menjadi momentum kebangkitan ekonomi dan transisi menuju pandemi ke endemi.

"Tidak hanya dari segi kita bergeser dari pandemi, tapi juga efek ekonomi yang luar biasa. Momentum ini kita khawatir akan menimbulkan peningkatan kasus tapi ternyata setelah 3 minggu tidak ada kenaikan Covid-19. Alhamdulillah, astungkara," terang Sandiaga.

Dalam penanganan mudik, Kemenparekraf memang seharusnya dilibatkan karena sebagian dari mereka akan jalan-jalan ketika di kampung halaman.

"Ada 85 juta lebih pemudik. Kok Kemenparekraf dilibatkan?" tanya dia.

"Tapi dari pertama kita sudah mengagendakan, dari jumlah itu sekitar 40-60 persen akan melakukan aktivitas pariwisata dan ekraf di kampung," jelas dia.

"Oleh karena itu tercatat 48 juta wisatawan yang menjadi bagian mudik ini. Ini mendukung sekitar 72 triliun rupiah dampak ekonomi baik yang dibawa dari kota ke daerah atau sebaliknya," kata Sandiaga memaparkan.



Simak Video "Strategi Sandiaga Uno Tekan Dampak Kenaikan BBM di Industri Pariwisata"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA