Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 07 Jun 2022 09:11 WIB

TRAVEL NEWS

Kata Arkeolog, Menikmati Borobudur Tak Harus Naik ke Area Stupa

Putu Intan
detikTravel
BOROBUDUR, SPECIAL REGION OF YOGYAKARTA, CE, INDONESIA - 2015/04/19: Tourists walk through stupas at the  Borobudur temple. The temple, built in the 8th century, is one of the largest Buddhist monuments in the world. Probably due to the decline of Buddhism and the Javanese conversion to Islam, it was abandoned for centuries and covered with volcanic ashes and thick vegetation. The UNESCO inscribed the temple on its world heritage list in 1991. (Photo by Thierry Falise/LightRocket via Getty Images)
Area stupa Candi Borobudur. Foto: LightRocket via Getty Images/Thierry Falise
Jakarta -

Pemerintah berencana mematok harga tiket Rp 750 ribu untuk wisatawan yang naik ke area stupa Candi Borobudur. Menurut arkeolog, menikmati Borobudur tak perlu sampai mendakinya.

Arkeolog sekaligus Dewan Besar FIB UI Prof. Agus Aris Munandar mengatakan sebenarnya ada banyak alternatif cara berwisata di Candi Borobudur. Wisatawan tak wajib mendaki ke sana mengingat candi itu yang harus dilindungi.

Agus menekankan pada keberlanjutan eksistensi Candi Borobudur bila wisatawan yang naik ke sana tak dibatasi. Candi Borobudur sebagai cagar budaya perlu dijaga karena hanya ada satu dan usianya sudah tua, bahkan melebihi usia Angkor Wat di Kamboja.

"Semua cagar budaya bersifat unikum, hanya satu dan satu-satunya. Jika rusak, ambruk, runtuh, tidak bisa dikembalikan lagi seperti semula," katanya.

Menurut Agus, mendaki Candi Borobudur dapat dilakukan untuk tujuan tertentu, misalnya penelitian, pembuatan dokumentasi, dan upacara keagamaan dengan jumlah peserta dibatasi.

"Saya sebagai arkeolog setuju agar Borobudur tak perlu terbuka didaki lagi. Cukup untuk keperluan terbatas saja," katanya.

Lebih lanjut, Agus menyarankan agar pemerintah membuat atraksi yang nilainya kurang lebih sama dengan ketika wisatawan naik ke Candi Borobudur. Salah satu bentuknya berupa film.

"Membuat film tentang Candi Borobudur. Eksterior dan interior lorong-lorong dan reliefnya. Lalu pengunjung menonton bersama setelah menyaksikan candi dari halamannya," ujar Agus.

Sementara itu, arkeolog UI lainnya, Roseri Rosdy Putri, menyarankan dilakukan pengenalan Candi Borobudur menggunakan media cetak dan digital. Dengan demikian masyarakat tak perlu naik untuk tahu isi Candi Borobudur.

Meskipun wisatawan bakal dikenakan tarif mahal untuk naik ke area stupa Candi Borobudur, wisatawan yang hanya ingin jalan-jalan di kawasan candi dikenakan tiket masuk Rp 50 ribu. Sementara itu untuk pelajar, harga tiket Candi Borobudur adalah Rp 5 ribu.



Simak Video "Sandiaga Uno Harap Penataan Candi Borobudur Bisa Tarik 20 Juta Wisatawan"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA