Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 04 Jul 2022 11:15 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga Sering Kunker ke Daerah, Apa Tujuannya?

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Pameran Gebyar Wisata Nusantara 2022
Acara table top dalam pameran GWN. (Yasmin Nurfadila/detikTravel)
Jakarta -

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak hebat oleh pandemi. Di tahun 2022, setelah kondisi dunia mulai membaik, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) semakin gencar melakukan pengembangan dan promosi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pun terus melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia. Dalam sebulan mungkin ada beberapa kali Sanidaga 'jalan-jalan' ke tempat wisata. Hal ini dilakukan untuk memastikan adanya pengembangan pariwisata di daerah tersebut.

Selain itu dari sisi pengembangan, Kemenparekraf juga terus menggenjot promosi destinasi wisata nusantara. Direktorat Pemasaran Pariwisata Nusantara mengadakan berbagai kegiatan untuk mempromosikan berbagai destinasi di Indonesia.

Terdapat beberapa bentuk promosi yang dilakukan. Mulai dari menghadiri dan mengadakan pameran wisata, mengadakan famtrip (familiarization trip), hingga sales mission atau misi penjualan.

Pameran pariwisata diadakan untuk memperkenalkan berbagai destinasi di Indonesia kepada masyarakat umum. Tidak jarang pameran ini juga mempertemukan masyarakat langsung dengan para operator tur. Seperti yang terjadi di Pameran Gebyar Pameran Gebyar Wisata Nusantara (GWN) yang digelar di Jakarta Convention Center pada tanggal 1-3 Juli 2022.

Kemudian terdapat juga famtrip atau Familiarization Trip. Ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan destinasi wisata kepada media dan operator tur. Sehingga destinasi tersebut bisa mendapat publikasi dan potensi penjualan.

Terakhir, ada kegiatan sales mission atau misi penjualan. Yaitu kegiatan yang mempertemukan pembeli dengan penjual paket tur.

Kegiatan-kegiatan ini diadakan dengan harapan dapat menghasilkan transaksi penjualan paket wisata. Serta dapat meningkatkan pergerakan wisatawan di berbagai destinasi wisata di Indonesia.

"Harapannya ada transaksi penjualan. Karena indikator kinerja utama daripada pemasaran pariwisata nusantara adalah peningkatan pergerakan wisatawan di nusantara. Melalui promosi-promosi seperti ikut di sini (di pameran GWN), promosi B2B, atau membawa orang ke daerah untuk diajak famtrip," kata kata Koordinator Pemasaran Pariwisata Nusantara Area 1 (Sumatera) Taufik Hidayat saat ditemui dalam acara GWN.



Simak Video "Indonesia Ajukan Diri Jadi Dewan Eksekutif Organisasi Pariwisata Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA