Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 07 Jul 2022 11:06 WIB

TRAVEL NEWS

2 Pegowes Haji Gorontalo juga Naik Pesawat, Kenapa?

Gowes ke Arab Saudi
Gowes ke Arab Saudi (Foto: Muslim Youth Journey)
Jakarta -

Perjalanan dua pegowes Gorontalo dengan tujuan haji tidak selamanya melalui darat. Ada kalanya mereka juga naik pesawat karena masih adanya pembatasan masuk di beberapa negara.

Jadi, Andi Harvin dan Chairul Ma'atini yang tergabung dalam Tim Muslim Youth Journey harus naik pesawat dari Thailand. Ada berbagai kendala dan pertimbangan dalam mengambil keputusan itu.

"Jadi rute awal yang dibuat oleh Andi & Chairul setelah Bangkok adalah menuju Myanmar, India, Pakistan, Iran, UEA kemudian Saudi Arabia," kata admin Tim Muslim Youth Journey dalam pesan singkat dengan detikTravel, Rabu (6/7/2022).

Berikut dua pertimbangan utama mengapa tim itu mengubah rute dan memilih naik pesawat ke Timur Tengah:

1. Pada saat itu India mengubah regulasinya, yang awalnya bisa VoA ternyata sudah tidak memberlakukannya lagi.

Jadi pengurusan visa harus dilakukan di kedutaan, yaitu di Jakarta. Sedangkan posisi tim pada saat itu sudah berada di Bangkok dan waktu menuju haji juga sudah dekat.

Jadi untuk kembali ke Jakarta waktunya sudah tidak memungkinkan.

2. Selanjutnya negara Myanmar juga ikut dilewatkan oleh tim karena kondisi pada saat itu tidak memungkinkan untuk dilewati. Negara ini sedang dalam masa konflik sipil.

Selanjutnya, dua pegowes dengan tujuan haji itu harus mengambil keputusan dengan cepat. Karena, izin tinggal mereka di Thailand sudah akan habis.

"Nah, berhubung waktu di Bangkok juga sudah mau habis, jadi tim harus membuat perencanaan baru, mengubah beberapa rute dan mengambil keputusan cepat karena dikejar dengan waktu," kata dia.

"Akhirnya tim memutuskan untuk flight dari Bangkok menuju Oman pada saat itu," terang dia.

Lalu, ada pertanyaan kenapa saat mereka saat berada di Jakarta tidak langsung membuat visa India. Si admin menjawab bahwa, kondisi pandemi belum membaik saat itu.

"Saat tim tiba di Jakarta, kondisi Covid saat itu bisa dibilang belum membaik. Dan beberapa negara juga belum membuka wisatawan untuk datang ke negaranya. Bahkan ketika dibuka pun harus melakukan karantina dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit," kata dia.

Admin menjelaskan bahwa kedua pegowes itu berada di Jakarta sekitar hampir 2 bulan, salah satunya untuk pengurusan dokumen visa dan lain sebagainya.

"Nah pada saat tim berkunjung ke Kedutaan India, mereka menginformasikan bahwa negara mereka belum bisa mengeluarkan visa dan belum menerima wisatawan masuk dan planingnya ketika nanti dibuka regulasinya pengajuan visa India bisa secara VoA," katanya.

Beberapa kedutaan negara lain mereka kunjungi juga belum bisa mengeluarkan visa pada saat itu, termasuk Iran. Jadi karena sudah terlalu lama di Jakarta, pegowes itu memutuskan untuk melanjutkan perjalanan sembari menunggu regulasi terbaru dari tiap-tiap negara.

Lalu bagaimana terkait kepulangan kedua pegowes Gorontalo itu? Apakah mereka akan naik sepeda lagi?

"Untuk kepulangan Insyaallah ada rejeki lebih tim berencana kembali ke Indonesia menggunakan pesawat," katanya.

"Waktunya masih belum bisa dipastikan. Karena mengingat Saudi baru akan dibuka saat bulan Muharam atau sekitar Agustus. Dan setibanya di sana kami akan melakukan ibadah umrah juga," terang dia.



Simak Video "Kasus 46 Calon Dideportasi Saudi, Apa Itu Haji Furoda?"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA