Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 09 Jul 2022 11:41 WIB

TRAVEL NEWS

Sensasi Salat Idul Adha di Gumuk Pasir Parangtritis

Salat Idul Adha ini digelar pertama kali setelah pandemi di Gumuk Pasir Parangtritis, Sabtu (9/7/2022).
Salat Idul Adha di Gumuk Pasir Parangtritis. (Pradito Rida Pertana/detikJateng)
Bantul -

Setelah dua tahun terhenti karena pandemi. Masyarakat dapat kembali menggelar salat Idul Adha di Gumuk Pasir Parangtritis.

Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Parangtritis menggelar salat Idul Adha di Gumuk Pasir Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul. Ini merupakan salat Idul Adha pertama di lokasi ini setelah dua tahun terhenti akibat pandemi.

Banyak masyarakat yang baru pertama kali merasakan salat di Gumuk Pasir Parangtritis. Mereka merasa senang bahkan terkagum-kagum. Ini merupakan pengalaman salat Idul Adha yang berbeda.

Salah satu jemaah asal Jombang, Jawa Timur bernama Yunita (35) mengungkapkan bahwa Ia merasa senang bisa ikut melaksanakan salat di sini. Ini merupakan pengalaman pertamanya.

"Kemarin malam sampai Bantul karena ada keperluan, terus diajak teman untuk salat Idul Adha. Saya kira di masjid atau lapangan tapi kok bawa tikar banyak, eh ternyata di sini (gumuk pasir)," kata Yunita saat ditemui di Gumuk Pasir Parangtritis oleh tim detikJateng pada Sabtu (9/7/2022).

Yunita mengaku sangat antusias untuk mengikuti salat Idul Adha di sini. Selain pertama kali mengikuti salat di hamparan pasir, ini juga merupakan kali pertamanya ke Yogyakarta.

"Ini baru pertama kali ke Jogja dan Salat Id di tempat seperti gurun pasir seperti ini, jadi sangat excited (antusias). Kayak kagum gitu, karena tidak pernah merasakan seperti ini, biasanya kan di masjid salatnya," ujarnya.

Selain Yunita, ada juga Aji Pambudi (17) yang ikut melaksanakan salat Idul Adha di Gumuk Pasir Parangtritis. Ia sudah sering mengikuti salat Id di sini. Namun Ia mengungkapkan bahwa ada kesan berbeda karena sudah dua tahun hal ini tidak terjadi.

"Sudah berkali-kali salat Id di Gumuk Pasir. Tapi ini salat Idul Adha pertama setelah 2 tahun tidak boleh di sini karena Corona. Terus bisa Idul Adha di sini lagi senang karena bisa seperti biasa lagi," kata Aji.

Meski begitu, menurut Aji suasana Idul Adha tahun ini masih kalah meriah dari perayaan Idul Fitri. Menurut Ketua PRM Parangtritis Isyudi, pelaksanaan salat Idul Adha kali ini sebagian besar diikuti oleh kalangan atau warga simpatisan Muhammadiyah. Sebab hanya Muhammadiyah yang merayakan Idul Adha hari ini.

"Peserta jemaah kita hari ini satu wilayah se-Parangtritis, yang menjadi anggota dan simpatisan Muhammadiyah yang kebetulan merayakan Idul Adha hari ini," kata Isyudi.

Menurut Isyudi, salat Idul Adha hari ini diikuti oleh setidaknya 3.000 jemaah. Tidak sebanyak Idul Fitri karena ini merupakan pelaksanaan salat Idul Adha yang pertama setelah pandemi serta pelaksanaan Idul Adha juga terbagi menjadi dua hari.

"Sekitar 3.700 orang ya hari ini, beda kalau Idul Fitri kita hampir mencapai 6.000 orang. Mungkin karena ini pertama setelah pandemi, karena 2 tahun kita tidak salat Idul Adha di sini," kata Isyudi.

Isyudi menuturkan jika secara jumlah memang beda. Namun hal itu tidak menghilangkan antusiasme dan semangat masyarakat untuk mengikuti salat Idul Adha di Gumuk Pasir Parangtritis.

Artikel ini sudah tayang di detikJateng. Baca selengkapnya di sini.



Simak Video "Jajal Kuliner ala Timur Tengah, Rempahnya Nendang!"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/ysn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA