Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 18 Jul 2022 11:27 WIB

TRAVEL NEWS

Luhut: Pesawat ke Bali Sering Penuh Pertanda Wisata Mulai Pulih

Antara
detikTravel
Suasana di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Jumlah penumpang yang dilayani di Bandara Ngurah Rai tembus di angka 1 juta orang sepanjang Mei 2022.
Foto: Istimewa/Humas Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa penerbangan ke Bali yang belakangan ini penuh menjadi sinyal oke buat pariwisata. Tanda-tanda mulai pulih.

."Sekarang ke Bali itu penuh banget," katanya dalam konferensi pers Rapat Koordinasi Nasional Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Jakarta, akhir pekan lalu, dan dikutip dari Antara Senin (18/7/202).

Oleh karena itu, Luhut menyambut baik kunjungan CEO AirAsia yang menyatakan minat untuk bisa menambah penerbangan ke destinasi-destinasi wisata. Ia berharap masuknya maskapai swasta lain ke sejumlah destinasi akan berdampak pada pulihnya sektor pariwisata nasional.

Luhut mengakui penambahan penerbangan tidak akan bisa berlangsung dengan cepat, sebab pandemi telah menyebabkan banyak karyawan di maskapai harus dirumahkan. Para kru di maskapai akan butuh waktu untuk pelatihan dan prosedur lainnya setelah sempat vakum bekerja di industri tersebut.

"Kita bilang iya, tambahin, tapi pelan-pelan. Karena menambah (penerbangan) tidak bisa cepat, di luar negeri sama saja. Karena kru banyak yang sudah kerja yang lain. Dan kalau dia masuk, training lagi. Cabin crew juga begitu," katanya.

Demikian pula dengan kondisi Garuda Indonesia, yang meskipun sudah mendapat suntikan dana pemerintah, namun masih butuh waktu untuk bisa kembali pulih.

"Garuda kan banyak pesawatnya yang sudah dibalikkin ke lessor-nya (penyewa). Sekarang Garuda disehatkan, itu takes time lagi untuk dia bisa recover," kata Luhut.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan pemerintah akan berusaha mendorong penambahan penerbangan dari Garuda Indonesia Group dan Pelita Air Service untuk bisa mengantisipasi libur akhir tahun nanti.

Menurut Tiko, sapaan akrabnya, penambahan penerbangan akan dilakukan setelah proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) maskapai penerbangan pelat merah itu rampung.

"Pasca PKPU Garuda selesai, itu kita coba meningkatkan flight (penerbangan) dari Garuda dan Pelita sehingga keterbatasan pesawat bisa diatasi menjelang akhir tahun nanti," katanya.

Khusus untuk mendukung pengembangan lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP), Tiko menuturkan BUMN akan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk membuat paket wisata.

Tujuannya yaitu untuk menghidupkan lima DPSP dengan berbagai macam aktivitas turisme, termasuk sport tourism.

"Kita akan buat paket pariwisata sehingga traffic bisa meningkat sesuai liburan akhir tahun nanti," katanya.



Simak Video "Luhut Ngobrol dengan Rocky Gerung soal Ambisi Jadi Presiden"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA