Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 20 Jul 2022 08:41 WIB

TRAVEL NEWS

Cegah Maksiat, Pemkot Banda Aceh Tambah Penerangan di Tempat Wisata

Femi Diah
detikTravel
Sore di Pantai Ulee Lheue, Aceh
Sore di Pantai Ulee Lheue (Agus Setyadi/detikTravel)
Banda Aceh -

Pemerintah Kota Banda Aceh berencana menambah penerangan jalan di akses menuju objek wisata Ulee Lheue, Aceh. Itu sebagai upaya mencegah terjadinya maksiat atau perbuatan yang dapat melanggar syariat islam.

"Kita antisipasi maksiat di tempat wisata Ulee Lheue, kita upayakan pemasangan PJU (Penerangan Jalan Umum) dalam waktu dekat," kata Pj Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq, di Banda Aceh, seperti dikutip dari Antara, Rabu (20/7/2022).

Ya, di sepanjang jalan wisata Ulee Lheue, yang menawarkan berbagai spot wisata mulai dari Pantai Pantai Ulee Lheue, Pantai Cermin, Masjid Baiturrahim, serta Taman Ulee Lheu Park, Taman Wisata Meuraxa, dan Taman Landmark "I love Banda Aceh", memang sering didapati masyarakat melakukan kegiatan yang melanggar syariat islam. Salah satunya, satunya banyak pasangan nonmuhrim diamankan karena bermesraan di kawasan itu.

Bakri mengatakan akan terus melakukan berbagai langkah untuk penerapan syariat islam, termasuk di tempat wisata Banda Aceh. Selain mencegah maksiat, juga dengan menghentikan seluruh aktivitas saat azan berkumandang.

Selain rencana pemasangan PJU di tempat wisata Ulee Lheue, Bakri berjanji turun langsung ke lapangan menemui para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berjualan di sana.

"Saya sudah datangi satu persatu pelaku usaha di sana untuk mengimbau jangan berjualan lagi sejak menjelang Magrib. Ini upaya kita menghindari maksiat," ujarnya.

Tak hanya itu, Bakrie juga menginstruksikan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Banda Aceh untuk ikut melakukan pengawasan agar tidak terjadinya aktivitas yang bertentangan dengan syariat islam.

"Bersama pihak kepolisian, tim kita (Satpol PP/WH) akan memonitor dan pengawasan, jangan sampai ada orang berkumpul yang bukan muhrimnya, ini kita jaga di lokasi wisata," katanya.

Bakri menambahkan, dalam rangka menerapkan syariat Islam, dia juga memerintahkan penghentian aktivitas di kantor pemerintahan saat adzan atau waktu shalat tiba.

"Kita juga mulai melakukan program sajadah fajar, ini harus kita mulai dari aparatur Pemkot dulu," kata Bakri.



Simak Video "Masjid Baiturrahman Aceh, Berdiri Tegak dengan Arsitektur yang Memukau"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA