Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 22 Jul 2022 22:15 WIB

TRAVEL NEWS

Langit Australia Tiba-tiba Jadi Pink, Warga Kira Mau Kiamat!

Putu Intan
detikTravel
Langit pink Australia
Foto: Nikea Champion/BBC
Jakarta -

Warga Australia digegerkan dengan penampakan langit berwarna pink. Beberapa merasa ngeri bahkan menyangka kiamat sudah tiba. Eh tapi ternyata warna itu disebabkan hal lain.

Penampakan langit malam berwarna pink itu terjadi pada Rabu (20/7/2022) di Kota Mildura, Victoria utara. Salah seorang warga yang khawatir akan kiamat itu bernama Tammy Szumowski.

Dilansir dari BBC, Tammy berusaha tidak panik ketika melihat langit pink itu. Dia mengatakan kepada anak-anaknya supaya jangan khawatir namun ia sendiri bertanya-tanya penyebab langit pink muncul malam itu.

Sementara itu, warga lokal lain bernama Nikea Champion sempat menduga langit pink ini disebabkan bulan merah. Tetapi setelah dilihat lagi, cahaya pink itu berasal dari tanah, bukan dari langit.

Selidik punya selidik, penyebab warna pink pada langit Mildura itu berasal dari ladang ganja. Loh, kok bisa?

Begini, aparat Mildura menemukan pembiasan ultraviolet dari ladang ganja yang dikelola perusahaan Cann Group. Lampu berwarna merah digunakan untuk membantu tanaman ganja tumbuh. Setiap malam tiba, ladang itu bakal ditutup dengan tirai.

Namun pada hari peristiwa terjadi, tirai itu tidak dapat bekerja. Karena itulah, terjadi pembiasan cahaya ke langit.

Rupanya, fenomena langit pink di Australia ini tidak seseram yang dibayangkan orang-orang. Mereka hanya tidak pernah tahu bahwa ladang ganja di dekat permukiman mereka akan ditutup setiap malam.

Ganja sebagai obat memang legal digunakan di Australia sejak 2016. Akan tetapi konsumsi untuk hiburan sampai saat ini masih dilarang. Oleh sebab itu, sejumlah ladang ganja kerap dirahasiakan lokasinya dengan alasan keamanan.



Simak Video "2 Hektar Ladang Ganja Siap Panen di Aceh Besar Dimusnahkan"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA