Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 27 Jul 2022 10:12 WIB

TRAVEL NEWS

Pro-Kontra Zebra Cross Dijadikan Catwalk Citayam Fashion Week

Putu Intan
detikTravel
Fenomena muda mudi Citayam nongkrong di Taman Dukuh Atas Jakarta menjadi perbincangan hangat. Kini mereka menggelar Citayam Fashion Week di Jakarta.
Catwalk di zebra cross. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Citayam Fashion Week (CFW) di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat menggunakan zebra cross sebagai sarana catwalk. Ada pro dan kontra dari pemanfaatan zebra cross ini.

Pengamat pariwisata Azril Azahari menilai pemanfaatan zebra cross untuk catwalk dapat menjadi daya tarik CFW. Ia termasuk pihak yang mendukung CFW tetap diselenggarakan di kawasan Dukuh Atas. Bila dipindahkan, kekhasan dari CFW itu akan hilang.

"Kita bisa menciptakan daya tarik wisata berupa catwalk di zebra cross. Tadinya, di Jember ada catwalk terpanjang di jalan raya, ini bisa jadi catwalk di zebra cross," kata dia.

Azril memberikan saran gelaran CFW ini dapat diadakan setiap Sabtu dan Minggu pada jam-jam tertentu, sehingga tidak mengganggu pengguna jalan. Pada saat itu, arus lalu lintas dapat dialihkan untuk sementara.

Sementara itu, pengamat tata kota Universitas Trisakti Nirwono Joga mengatakan pemanfaatan zebra cross untuk kesenian juga terjadi di banyak negara. Zebra cross ini dapat digunakan untuk kegiatan lain dengan durasi waktu yang singkat.

"Zebra cross memang digunakan untuk menyeberang tetapi pada saat bersamaan ketika lampu lalu lintas merah, zebra cross sebagai ruang publik dapat digunakan untuk berbagai kegiatan dalam waktu singkat. Termasuk fashion show, pantomim, berteater, bermusik dan bernyanyi, selama tidak mengganggu arus lalu lintas," ujarnya.

"Hal ini sudah jamak dilakukan di kota-kota dunia seperti Prancis, London, New York, Tokyo, untuk menarik perhatian warga atau pengguna lalu lintas," dia menambahkan.

Nirwono menyarankan pemerintah dan polisi untuk mengatur kegiatan ini supaya CFW tetap dapat berjalan dan arus lalu lintas serta keselamatan penyeberang jalan juga terjaga.

"Pemda DKI dan petugas polantas dapat memfasilitasi dan menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga sudah menyampaikan, belum ada larangan catwalk CFW di zebra cross Dukuh Atas. Anies juga menyebut pihaknya tidak pernah menerbitkan regulasi soal larangan zebra cross sebagai lokasi adu fashion. Jadi, selama regulasi belum terbit, tidak ada larangan untuk aktivitas ini.

"Kalau ada surat keputusannya, berarti itu suatu ketetapan, kalau tidak ada surat keputusannya, maka itu bukan ketentuan. Bagaimana bisa ditegakkan di lapangan kalau tidak ada surat ketentuan," kata Anies.

"Selama tidak ada regulasinya, tidak ada larangan," dia menambahkan.

Polisi sebut catwalk di zebra cross salahi aturan

Di sisi lain, polisi menilai ajang fashion show di zebra cross itu menyalahi aturan. Pasalnya, zebra cross memiliki fungsi utama sebagai sarana menyeberang jalan. Sedangkan pemanfaatan lain dapat berdampak pada kondisi lalu lintas.

"Zebra cross diperuntukkan penyeberang jalan dan ada aktivitas kendaraan lalu lalang. Sehingga kalau ada aktivitas dengan menggunakan sarana jalan sudah melanggar aturan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin.

Komarudin mengatakan pihaknya mendukung kreativitas para remaja tersebut. Namun, menurutnya, tempat yang digunakan tidak sesuai.

"Mungkin kegiatannya bagus sebagai bentuk kreasi anak muda, tapi tempatnya salah, kan bisa cari tempat yang tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan ketertiban umum," katanya.

Pemkot Jakpus juga tak setuju

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat mengatakan trotoar di Jalan Tanjung Karang, Kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas, bukan sebagai tempat peragaan busana. Pemkot Jakpus menegaskan trotoar itu adalah fasilitas umum untuk publik.

"Sesuai dengan fungsi trotoar untuk jalan, jangan bikin acara catwalk di zebra cross. Mohon bantu pengguna jalan lainnya. Itu kan bukan mereka saja yang pakai, ada pengguna jalan lainnya yang terganggu," kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi dilansir Antara.



Simak Video "Keputusan Baim Wong untuk Lepaskan Citayam Fashion Week"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA