Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 30 Jul 2022 19:10 WIB

TRAVEL NEWS

Grand Inna Bali: PHK Jadi Jalan Terbaik

Suasana di Grand Inna Bali Beach Resort di Jalan Hang Tuah Sanur, Denpasar, Bali.
Grand Inna Bali (Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)
Denpasar -

Grand Inna Bali jadi salah satu hotel yang kena dampak pandemi. Meski pariwisata sudah bergeliat, namun hotel ini sudah diujung tanduk.

Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour, Iswandi Said menyebut keputusan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 381 karyawan Grand Inna Bali Beach (GIBB) merupakan jalan terbaik. PT Hotel Indonesia Natour sebagai pengelola GIBB mengatakan, kondisi perusahaan mengalami defisit miliaran rupiah setiap bulannya.

Selain mengalami kerugian akibat pandemi, tower dan garden hotel yang saat ini ditutup untuk keperluan renovasi membuat GIBB tidak memiliki sumber pemasukan. Itulah sebabnya, pihak manajemen memutuskan untuk merumahkan sebanyak 301 orang karyawan dan hanya 80 orang yang masih dipekerjakan.

"Waktu pandemi kami bertahan dengan tidak mem-PHK dan hanya merumahkan karena hotel masih jualan, walaupun bukan jualan kamar dan waktu itu memang tamu masih ada. Teman-teman ini kami rumahkan dan diberi gaji pokok. Tapi, perusahaan juga tidak mempunyai kesanggupan untuk terus membayarkan gaji tanpa adanya pemasukan," kata Iswandi Said saat mediasi dengan 137 karyawan GIBB di Denpasar, Sabtu (30/7/2022).

Menurut Iswandi, memang masih ada beberapa karyawan yang tidak menerima informasi dari manajemen hotel mengenai PHK secara utuh.Beberapa karyawan lebih memilih untuk meninggalkan ruangan saat manajemen menyampaikan informasi pada Senin (25/7/2022) lalu

"Ini sudah jalan terbaik yang kami lakukan dan banyak juga yang appreciate karena di dalam kondisi seperti ini, hotel-hotel lain juga tutup dan hanya good bye saja. Orang juga bilang kenapa Bali sudah bangkit justru kami PHK karyawan, ya karena kita ada revitalisasi dan tidak ada produksi," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 137 karyawan GIBB yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) menyampaikan tuntutannya melalui mediasi, Sabtu (30/7/2022). Mereka menolak adanya PHK dan meminta untuk dipekerjakan kembali.



Simak Video "Bikin Laper: Berburu Seafood Sambil Menikmati Sunset di Pantai Jimbaran"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA