Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 04 Agu 2022 21:41 WIB

TRAVEL NEWS

Viral Dermaga Labuan Bajo Ditutup Pakai Rantai, Apa Sebabnya?

bonauli
detikTravel
Suasana kawasan Waterfront yang menjadi salah satu ikon baru Labuan Bajo di Pantai Marina, Labuan Bajo, NTT, Sabtu (23/7/2022). Waterfront yang merupakan bagian dari program penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo dan baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis (21/7) lalu itu difungsikan sebagai kawasan wisata, ruang publik serta sebagai terminal penumpang. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.
Perairan Labuan Bajo (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Manggarai Barat -

Foto-foto dermaga Labuan Bajo viral di media sosial karena ditutup pakai rantai dan tidak beroperasi. Apa yang terjadi, apakah benar ditutup usai heboh kenaikan tarif tiket Komodo?

Melalui pemandu wisata lokal, diketahui akar permasalahan dari utas tersebut. Rupanya penutupan dermaga dan jetty dilakukan dalam masa aksi mogok untuk menentang kenaikan harga tiket Rp 3,75 juta ke Pulau Komodo dan Pulau Padar.

"Itu dilakukan saat aksi mogok, dari dermaga sampai airport," ucap Ardiansyah, pemandu wisata lokal Labuan Bajo pada detikTravel.

Ardiansyah mengatakan bahwa para pelaku wisata sepakat untuk tidak memberikan pelayanan wisata. Namun hanya beberapa saja, tidak semua orang.

"Tapi masyarakat umum diperbolehkan untuk menggunakannya (dermaga)," jelasnya.

Lewat rekaman video, Ardiansyah menunjukkan bahwa dalam masa aksi mogok pelayanan untuk turis tetap dikawal. Mereka tidak ditelantarkan dan bisa menggunakan dermaga dan kapal. Hanya speedboad yang tidak beroperasi saat itu.

Aksi mogok ini rencananya akan dilakukan selama sebulan mulai 1-31 Agustus 2022.

Pemerintah evaluasi kenaikan tiket Komodo

Dalam kesempatan terpisah Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan mengevaluasi harga tiket masuk Pulau Komodo yang mencapai Rp 3,75 juta per orang mulai 1 Agustus 2022. Kenaikan tarif itu memicu aksi mogok Asosiasi Pelaku Wisata dan Individu pelaku wisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

"Nanti kita evaluasi dan nanti kita akan lihat lagi karena memang ada konservasi dan rehabilitasi yang dilakukan," kata Airlangga di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (4/8/2022).

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengaku akan mencari solusi agar tempat wisata tetap bangkit.

"Kita akan mendengar mencari solusi agar masyarakat tetap mendapatkan layanan pariwisata yang lebih terjangkau ke depan, salah satunya yang banyak dibicarakan sekarang adalah Taman Nasional Komodo," kata Sandiaga kepada wartawan di Ulee Lheue, Banda Aceh, Kamis (4/8/2022).



Simak Video "Keluh Kesah Aliansi Labuan Bajo soal Tarif Rp 3,75 Juta TN Komodo"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA