Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 05 Agu 2022 17:45 WIB

TRAVEL NEWS

Disparekraf DKI Jakarta Ingin Jakarnaval Seperti Java Jazz

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Presscon Jakarnaval
Presscon Jakarnaval (Yasmin Nurfadila/detikcom)
Jakarta -

Jakarnaval telah ada sejak tahun 2000. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta harapkan nantinya Jakarnaval bisa jadi entitas mandiri.

Jakarnaval merupakan perhelatan tahunan yang digelar sebagai bagian dari perayaan ulang tahun Jakarta. Namun, pada tahun ini penyelenggaraannya diundur hingga bulan Agustus.

Jakarnaval 2022 diadakan pada 14 Agustus 2022 pukul 15.00 di Sirkuit Formula E, Ancol. Parade Jakarnaval tahun ini mengusung tema 'Believe'. Sebagai sebuah gelaran akbar yang rutin digelar sejak tahun 2000, Jakarnaval dianggap sudah siap untuk menjadi industri mandiri.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Andhika Permata mengharapkan bahwa nantinya Jakarnaval dapat menjadi entitas industri. Agar pengelolaan Jakarnaval dapat lebih profesional dan kreatif.

"Jakarnaval harapannya ke depan, saya itu berpikir ini harus jadi industri. Satu attraction, satu event sustain itu apabila sudah menjadi entitas industri. Di mana ada pengelolaan yang lebih kreatif, lebih profesional, dan lebih private," kata Andhika dalam acara Talkshow Road to Jakarnaval 2022 di Pasar Seni Ancol, Jumat (5/8/2022).

Presscon JakarnavalPresscon Jakarnaval Foto: (Yasmin Nurfadila/detikcom)

Andhika juga mengungkapkan harapannya agar ada pengaturan ulang mengenai pengelolaan Jakarnaval. Sehingga nantinya dapat dikelola oleh masyarakat kreatif.

"Tadi sudah saya sampaikan karnaval-karnaval di dunia itu semua sudah industri. Sehingga harapannya perlahan tapi pasti, bukan perlahan, cepat tapi pasti gitu ya kita ingin ada semacam re-management dan saya selalu menyampaikan ini kepada anak-anak kreatif," kata Andhika.

Meski dari segi brand Jakarnaval dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, namun penyelenggaraannya dapat dilakukan secara kolaboratif bersama para komunitas kreatif. Andhika juga menambahkan bahwa salah satu contoh baik dari gelaran yang telah berkembang menjadi industri adalah Java Jazz.

Ia berharap Jakarnaval bisa mengikuti jejak Java Jazz. Menjadi sebuah industri yang pelaksanaannya selalu ditunggu masyarakat.

"Yuk bikin Jakarnaval ini jadi satu industri, seperti, boleh saya mention ya, seperti Java Jazz. Mereka itu dari mulai disupport oleh pemprov sampai saat ini jadi satu entitas industri yang sangat berkembang dan ditunggu-tunggu. Dikarenakan kontennya juga sangat baik dari tahun ke tahun dan Jakarnaval saya yakin ini bisa banget. Karena kita disupport oleh seluruh pentahelix di Jakarta," ujarnya.

Gagasan ini juga didukung oleh Direktur Bisnis Jakpro Taufik. Ia mengungkapkan bahwa pariwisata tak melulu sekadar jalan-jalan. Namun dapat dikembangkan menjadi sebuah bisnis besar.

"Pariwisata itu bukan hanya sekedar dolan-dolan, tapi bisa jadi bisnis industri besar," kata Taufik dalam kesempatan yang sama.

Dalam kesempatan ini, Taufik juga menyampaikan pesan kepada para mahasiswa yang hadir. Agar mereka berani bermimpi dan mengejar mimpinya.

"Jadi teman-teman mulai sekarang pesannya adalah think big, start small, dan go global," ujar Taufik.



Simak Video "Afgan Mengaku Sempat Khawatir Saat Buat Album Genre RnB"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA