Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 31 Agu 2022 19:12 WIB

TRAVEL NEWS

Kacau! Wanita Ini Tipu Ratusan Orang Pakai Tiket Pesawat Palsu

Yasmin Nurfadila
detikTravel
A young girl is going on a trip, holds plane tickets in her hands and goes to check-in, boarding a flight, close-up view of a boarding pass on a blurred background.
Ilustrasi tiket pesawat. Foto: (Getty Images/iStockphoto/Zhanna Danilova)
Bangkok -

Seorang wanita yang menjadi pelaku penipuan tiket pesawat pada tahun 2014 di Thailand akhirnya ditangkap. Lebih dari 100 orang menjadi korban.

Dilansir dari Thaiger, seorang wanita yang telah menipu lebih dari 100 orang akhirnya tertangkap. Ia melakukan penipuan tiket pesawat sejak 2014 dan menghasilkan lebih dari 11 juta baht atau setara Rp 4 miliar. Modus penipuannya dilakukan dengan cara menjual tiket pesawat palsu kepada calon penumpang.

Setelah berhasil menghindari kepolisian selama delapan tahun, ia akhirnya ditangkap oleh Polisi Perlindungan Konsumen. Kepolisian berhasil menangkap pelaku di apartemennya di Phetkasem Soi 77, Distrik Nong Khaem, Thailand. Ia didakwa dengan pasal penipuan dan iklan palsu atas aksinya.

Pelaku dituduh menjalankan layanan pemesanan tiket palsu yang menawarkan tiket penerbangan dari berbagai maskapai besar. Pemesanan ini dilakukan melalui email dan secara online.

Menurut Kepala Divisi Polisi Perlindungan Konsumen subdivisi 1, layanan pemesanan ini aktif pada tahun 2014, mulai dari 12 April hingga 23 Desember. Selama periode ini, pelaku berhasil menipu lebih dari 100 pelanggan.

Para pelanggan yang tertipu mempercayai layanan pemesanan ini karena mereka menerima pesan konfirmasi yang meyakinkan. Mereka semua menerima konfirmasi bahwa uang telah diterima dan tiket telah diterbitkan atas nama mereka.

Namun ketika para pelanggan tiba di bandara dan mencoba untuk check in, mereka ditolak oleh konter check in maskapai karena tiket dianggap tidak valid. Mayoritas pelanggan yang tertipu langsung menghubungi layanan pemesanan dari pelaku.

Pada awalnya, pelaku masih merespons komplain pelanggannya. Namun kemudian intensitas komunikasi terus berkurang dan wanita itu menghilang. Saat itulah para korban berkumpul dan mengajukan pengaduan bersama kepada polisi.

Pengadilan kriminal setempat akhirnya mengeluarkan surat perintah penangkapan. Dalam proses ini, pihak kepolisian menemukan surat perintah lain untuk sang pelaku yang dikeluarkan pada bulan Desember 2014 atas tuduhan penipuan publik.

Sayangnya, surat perintah pertama tampaknya mengalami penundaan. Hingga akhirnya pada akhir Agustus 2022 pihak kepolisian melakukan pelacakan dan berhasil menangkap pelaku setelah ia berhasil bebas selama delapan tahun.



Simak Video "Sandiaga Bicara Kemungkinan Harga Tiket Pesawat Turun untuk Gaet Turis"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA