Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 08 Sep 2022 09:40 WIB

TRAVEL NEWS

Populer: Penerbangan Terpendek Lion Air, Harga Tiket Bus Tak Murah Lagi

Tim detikcom
detikTravel
Lion Air Group merayakan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan ke-77 RI di ketinggian rata-rata 30.000 kaki pada Rabu (17/ 8/2022). Seperti apa perayaannya?
Foto: Pramugari Lion Air (dok. Lion Air)
Jakarta -

Berita terpopuler detikTravel menampilkan potret penerbangan terpendek Lion Air yang cuma 20 menit, serta harga tiket bus yang kini sudah tidak murah lagi.

Salah satu perusahaan otobus yang beroperasi lintas Jawa-Sumatera, PO SAN, sudah menaikkan tiketnya sebesar sekitar 30%. Kebijakan itu harus diambil oleh PO SAN.

Direktur Utama PT. SAN Putra Sejahtera (PO SAN), Kurnia Lesani Adnan, menyebut bahwa BBM adalah faktor yang mempengaruhi biaya langsung agar perusahaannya tetap berjalan.

"Jadi dengan kenaikan BBM kami harus menaikkan tarif. Karena BBM adalah biaya langsung agar operasional perusahaan tetap berjalan," kata pria akrab disapa Sani itu kepada detikTravel.

"Kami menaikkan harga tiket hampir 30%, kurang lebihnya sebesar itulah kira-kira. Untuk AKAP jarak dekat dan menengah naik kisaran 25 persen sampai dengan 30 persen, untuk AKAP jarak jauh naik 25-35 persen," kata Sani, yang juga ketua umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) itu.

Sani mengatakan bahwa kenaikan harga tiket bus dari PO SAN berlaku untuk semua jenis perjalanan, mulai dari jarak pendek maupun jarak jauh. Ya, PO SAN jadi salah satu perusahaan yang memiliki rute layanan bus terpanjang di Indonesia, melintasi hampir dua pulau, Sumatera dan Jawa.

"Jadi, semua tarif kami mengalami kenaikan, untuk jarak pendek Rp 40 ribu dan yang terpanjang sebesar Rp 80 ribu," ujar Sani.

Lebih lanjut, Sani juga menjelaskan adanya pengaruh faktor lain terkait kenaikan harga tiket. Faktor tersebut yakni kenaikan harga spare part buntut dari kenaikan PPN.

"Perhitungan ini bukan hanya gara-gara BBM saja, ada juga spare part itu karena kenaikan PPN 10-11%. Dan harga sparepart naiknya sampai 15%, itu biaya tidak langsung maintenance yang pada hari-hari kemarin bisa kami tahan, karena kami punya supplier," kata dia.

"Kalau kami bicara BBM kami tidak bisa menolak. Mau tidak mau suka tidak suka kami naikkan," dia menambahkan.

Itulah berita terpopuler detikTravel, Rabu (7/9) kemarin. Selain berita itu, masih ada banyak berita lainnya yang juga banyak dibaca traveler di bawah ini.

Berikut Daftar Berita Terpopuler detikTravel Rabu (7/9/2022):

1. Potret Penerbangan Terpendek Lion Air, Cuma 20 Menit Saja
2. Bus yang Jadi Alternatif Setelah Harga Tiket Pesawat Naik Itu Tak Murah Lagi
3. Drama Pilot Gadungan: Mau Tabrak Supermarket, Malah Mendarat di Sawah
4. Satu Bus Dijatah 200 Liter per Hari, PO: Operasional Terganggu!
5. 45 Juta Data Penumpang Batik Air Dicuri Hacker
6. Terpopuler: Piknik di Bandara, Sekeluarga Dihujat
7. Rumah Kecil di Pinggir Jurang yang Terkenal Itu Kini Tinggal Kenangan
8. Cek Harga! BBM di Indonesia Lebih Mahal ketimbang Malaysia, Lho
9. 10 Negara yang Paling Tidak Bisa Bahasa Inggris
10. Mayday! Mayday! Pesawat Dalam Keadaan Darurat Usai Ditabrak Burung



Simak Video "Lion Air Masih Investigasi Penyebab Mesin JT330 Bermasalah"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA