Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 10 Sep 2022 20:12 WIB

TRAVEL NEWS

Terlalu Wangi, Penumpang Pesawat Ini Ditegur

Femi Diah
detikTravel
Penumpang pesawat
Ilustrasi penumpang pesawat (Getty Images/Hispanolistic)
Jakarta -

Seorang penumpang pria dibuat tidak nyaman saat perempuan yang duduk di sampingnya terlalu wangi. Dia bilang aroma itu bahkan sampai membuatnya muak.

Seorang penumpang pesawat harus menjalani penerbangan selama 20 jam ke tempat tujuan. Setelah memasuki pesawat, dia duduk lebih dulu ketimbang penumpang di sebelahnya.

Barulah beberapa saat kemudian, muncul penumpang yang dijadwalkan duduk di sebelahnya. Dia seorang perempuan.

"Parfumnya sangat wangi, kemudian dia mengeluarkan pembersih tangan yang lebih wangi lagi dan menyemprotkannya ke seluruh badan," begitulah curhatan penumpang pria itu di Reddit dan dikutip Mirror.

"Saya benar-benar sakit perut, tapi masih saya tahan untuk menegurnya. Saya masih optimistis aroma itu akan mereda seiring perjalanan. Ternyata tidak," dia menambahkan.

"Beberapa menit kemudian, saat saya mengendurkan masker untuk mengatur napas, dia bertanya apakah saya akan membukakan penutup jendela agar dia bisa melihat ke luar. 'Ya'... tapi saya tidak tahan lagi dan bilang,"Aromamu menusuk hidung'," ujar dia.

Wanita yang dikomentari itu meminta maaf kepada si pria. Sejak itu perjalanan mereka menjadi kaku dan hening.

"Ketika kami mendarat, dia menoleh kepada saya dan dia bilang kalau dia tidak memiliki indera penciuman. Dia juga bilang telah membuat penerbangan sangat tidak nyaman. Dia juga bilang bahwa dirinya harus lebih peka terhadap apa yang dirasakan orang lain," begitulah lanjutan curhatan penumpang pria itu.

Dalam tulisannya, penumpang pria itu juga menyebut kalau penumpang di sebelahnya juga bilang suaminya mengatakan pembersih itu berbau sangat harum. Dia juga berpesan padanya kalau dia tidak boleh memakai wewangian saat terbang lagi.

Curhatannya itu ditanggapi beragam oleh warganet. Sebagian mendukungnya.

"Penerbangan yang tidak nyaman. Sebab pesawat adalah ruang publik bersama. Seharusnya, orang harus saling menoleransi," tulis pembaca.

"Saat menderita migrain, parfum yang berat adalah pemicunya. Saya selalu menghargai ketika orang tidak memakai parfum yang keterlaluan," yang lain menimpali.

"Beberapa orang menggunakan terlalu banyak wewangian yang membuat berada di sekitar mereka sangat tidak nyaman," ujar yang lain.

Bagaimana menurut traveler?



Simak Video "Penumpang Pesawat Domestik Enggak Perlu Tes Antigen-PCR, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA