Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 17 Sep 2022 10:41 WIB

TRAVEL NEWS

Negara Persemakmuran Inggris Ada Puluhan, Kenapa Indonesia Tidak Termasuk?

Tim detikcom
detikTravel
Throne of the kings, VIP throne, Red royal throne, 3d render
Bendera Inggris. Foto: Getty Images/iStockphoto/Mustapha GUNNOUNI
Jakarta -

Negara anggota persemakmuran Inggris ada puluhan. Tetapi kenapa ya Indonesia tidak termasuk salah satunya?

Anggota Persemakmuran Inggris tak hanya sebatas negara-negara di sekitar Inggris. Namun membentang luas hingga ke wilayah Oseania bahkan Laut Karibia. Dari sekian banyak anggotanya, Indonesia tak termasuk di dalamnya.

Menurut pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia, Suzie Sudarman, hal ini berkaitan dengan sejarah Indonesia. Sebab negara yang menjadi anggota Persemakmuran adalah mereka yang merupakan bekas koloni Inggris.

Suzie menuturkan bahwa Inggris memang pernah menjajah Indonesia. Namun, Indonesia tak termasuk koloni Inggris karena negara itu menyerahkan kekuasaan wilayah RI ke Belanda berdasarkan Konvensi London.

"Ya kan bukan. Ditukar, jadi bukan koloni," kata Suzie, seperti dikutip CNN.

Inggris memang termasuk salah satu negara yang pernah menjajah Indonesia. Meski begitu, periode kekuasaan Inggris di wilayah Indonesia tak berlangsung lama. Inggris menguasai wilayah Indonesia pada 1811 hingga 1816.

Pada saat itu Inggris berhasil memenangkan perang melawan Prancis yang berada di bawah kepemimpinan Napoleon Bonaparte. Karena pada masa itu Belanda berada di bawah kekuasaan Prancis, maka wilayah jajahan Belanda pun ikut jatuh ke tangan Inggris.

Tak lama dari itu, Belanda berhasil terbebas dari kekuasaan Prancis. Oleh karena itu akhirnya Inggris mengembalikan Indonesia yang saat itu bernama Hindia Belanda ke tangan Pemerintah Belanda.

Penyerahan itu diberikan melalui pertemuan langsung antara pihak Inggris dan Belanda di London pada tahun 1814. Pertemuan inilah yang menghasilkan Konvensi London. Salah satu poin kesepakatannya yaitu menyerahkan kembali wilayah Hindia Belanda ke tangan Belanda.

Selain karena Indonesia bukan merupakan bekas koloni Inggris, Indonesia juga merdeka bukan atas pemberian dari Inggris atau negara lain. Melainkan merdeka atas perjuangan bangsanya sendiri. Oleh karena itu, Indonesia tidak menjadi bagian Persemakmuran Inggris.

Mayoritas negara anggota Persemakmuran merupakan mereka yang dulunya dikuasai oleh Inggris atau mendapatkan kemerdekaan atas bantuan Inggris. Hingga saat ini, jumlah Negara Persemakmuran Inggris ada 56 negara.

Meski mayoritas negara menjadi anggota karena merupakan bekas jajahan Inggris, namun disebutkan dalam laman resmi Commonwealth bahwa keanggotaan Negara Persemakmuran bersifat suka rela dan mereka bisa keluar kapan saja.

Berikut syarat untuk bisa menjadi anggota Negara Persemakmuran:

1. Sebagai aturan umum, negara pemohon harus memiliki hubungan konstitusional bersejarah dengan anggota Persemakmuran yang ada, kecuali dalam kondisi luar biasa.

2. Dalam kondisi luar biasa, pengajuan harus dipertimbangkan berdasarkan kasus per kasus.

3. Negara pemohon harus menerima dan mematuhi nilai-nilai, prinsip, serta prioritas dasar Persemakmuran sesuai Deklarasi Prinsip Persemakmuran 1971 dan aturan yang lain.

4. Negara pemohon harus menunjukkan komitmen terhadap demokrasi dan proses demokrasi, termasuk Pemilu yang bebas dan adil.

Selain itu, pemohon harus menunjukkan tata kelola yang baik, layanan publik yang terlatih dan transparan, serta perlindungan hak asasi manusia, kebebasan, berekspresi, dan persamaan hak.

5. Negara pemohon harus menerima norma dan konvensi Persemakmuran seperti penggunaan bahasa Inggris sebagai media hubungan antar Persemakmuran.

Negara pemohon juga harus mengakui ratu/raja Inggris sebagai Kepala Persemakmuran.

6. Pemohon juga didorong untuk bergabung dengan Commonwealth Foundation, dan mempromosikan organisasi bisnis dan masyarakat sipil yang kuat di antara mereka.

Selain itu, pemohon harus mendorong demokrasi partisipatif melalui konsultasi masyarakat sipil secara teratur.

***

Artikel ini juga tayang di CNN Indonesia. Klik di sini.



Simak Video "Wajah Baru Situs Resmi Kerajaan Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA