Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 30 Sep 2022 05:41 WIB

TRAVEL NEWS

Penumpang Berlagak Preman dan Tinju Pramugari, Jeruji Besi Menunggu

Syanti Mustika
detikTravel
Pesawat disimpan dan hibernasi
Foto: CNN
Jakarta -

Seorang penumpang maskapai American Airlines harus menghadapi dakwaan penjara 20 tahun. Dia meninju pramugari dan membuat rusuh.

Dilansir dari CBS News, Jumat (28/9/2022) Alexander Tung Cuu Le (33) dari Westminster didakwa dengan tuduhan mengganggu awak kabin. Insiden itu terjadi pada penerbangan American Airlines dari Meksiko ke Los Angeles pada Rabu lalu.

Maskapai mengatakan kepada penegak hukum bahwa penumpang ini menyerang pramugari dengan kekerasan fisik. Dari rekaman kamera, dan menjadi bukti di pengadilan, Le menyerang pramugari secara agresif. Terlihat seorang penumpang berlari dan meninju kepala bagian belakang pramugari.

Departemen Kehakiman menjelaskan Le diduga awalnya bangun dari tempat duduknya sekitar 20 menit setelah lepas landas. Di saat bersamaan, pramugari melakukan layanan makanan dan minuman.

Entah kenapa tiba-tiba, dia meraih bahu kiri pramugari untuk meminta kopi. Setelah itu, dia meraih kedua bahu pramugari dan mendorong mereka untuk melakukan postur defensif.

Penumpang itu kemudian pindah ke bagian depan pesawat dan berkeliaran di dekat kabin kelas satu, kemudian duduk di lorong kosong. Seorang pramugari yang berbeda mendekati Le dan meminta agar dia kembali ke tempat duduknya.

Le diduga menolak untuk mematuhi dan malah berdiri dan mengambil sikap bertarung dengan mengepalkan kedua tangannya. Si pramugari menafsirkannya sebagai ancaman. Penumpang itu dituduh mengayunkan lengannya ke pramugari, tetapi meleset.

Saat pramugari berbalik untuk melaporkan perilaku Le kepada pilot, saat itulah Le diduga bergegas ke arahnya dan meninju bagian belakang kepalanya.

Setelah diduga menyerang pramugari, Le kemudian melarikan diri ke bagian belakang pesawat. Beberapa penumpang menangkapnya di dekat baris pintu keluar dan dia dipindahkan ke baris lain. Tangan dan kakinya Le diborgol.

Pihak berwenang juga mengatakan Le terus membuka sabuk pengamannya, mendorong pramugari untuk menahannya ke kursi dengan pemanjang sabuk pengaman menjelang pendaratan penerbangan.

Maskapai American Airlines mengatakan akan bekerja sama dengan penegak hukum dalam penyelidikannya.

"Tidak akan pernah diizinkan untuk bepergian bersama kami di masa depan. Tindakan kekerasan terhadap anggota tim kami tidak ditoleransi oleh American Airlines," kata maskapai.



Simak Video "Penumpang Pesawat Domestik Enggak Perlu Tes Antigen-PCR, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA