Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 06 Okt 2022 10:40 WIB

TRAVEL NEWS

Bandara Heathrow London Akhirnya Cabut Pembatasan Jumlah Penumpang

Putu Intan
detikTravel
Ratusan koper menumpuk di Terminal 2 Bandara Heathrow Inggris, London. Hal itu dilaporkan terjadi akibat permasalahan pada sistem bagasi. Ini penampakannya.
Bandara Heathrow London. Foto: REUTERS/HENRY NICHOLLS
Jakarta -

Bandara Heathrow di London, Inggris akan menghapus pembatasan jumlah penumpang pada akhir bulan ini. Kebijakan diambil seiring berakhirnya masa liburan.

Pembatasan jumlah penumpang dicabut mulai 29 Oktober 2022. Sebelumnya, bandara tersebut membatasi jumlah penumpang sejumlah 100.000 orang per hari. Aturan tersebut diberlakukan mulai Juli 2022.

Pembatasan diberlakukan karena pada periode libur musim panas, banyak orang yang ingin bepergian. Jumlahnya membeludak sehingga terjadi antrean panjang hingga masalah bagasi yang menumpuk. Banyak juga yang sampai kehilangan bagasinya atau menunggu terlalu lama.

Bandara Heathrow mengikuti kebijakan baru, terlihat lebih sedikit pembatasan menit terakhir dan waktu tunggu yang lebih singkat.

Dilansir Travel and Leisure, Kamis (6/10/2022), juru bicara bandara mengatakan, pihak mereka akan fokus dengan pembatasan yang sudah berlaku, tetap menambah penumpang yang diusahakan tidak mengikis tingkat layanan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Bandara Heathrow juga terus bekerja dengan semua mitra maskapainya menjelang musim dingin, untuk memastikan operasi yang lancar bagi penumpang mereka. Membatasi penumpang pun ikut dicabut karena transisi bandara dari musim panas yang padat ke musim dingin yang tidak terlalu ramai.

Berbeda dengan Bandara Heathrow, Bandara Schiphol Amsterdam justru memperpanjang pembatasan jumlah penumpang. Bandara Schiphol awalnya menetapkan batas awal musim panas dalam upaya untuk memenuhi permintaan, dan telah memperpanjang batas tersebut hingga musim gugur.

Pengelola Bandara Shiphol menjelaskan, terkait pembatasan ini pihaknya memanfaatkan waktu untuk mengatasi kekurangan staf, termasuk dengan membuat daftar nama yang lebih baik dan memperbaiki toilet.

Sementara di Amerika Serikat, semua maskapai penerbangan sibuk mengatasi masalah pembatalan massal selama musim panas dan musim gugur. Setelah keadaan berangsur membaik dan harga tiket pesawat yang tadinya gila-gilaan perlahan tapi pasti mulai turun.



Simak Video "Detik-detik Pesawat Hampir Terbalik Dihantam Badai Corrie di London"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA