Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 08 Okt 2022 05:01 WIB

TRAVEL NEWS

Teguran Jokowi Disebut Tak Ditindaklanjuti, Imigrasi Sampai Disebut Sampah

Tim detikcom
detikTravel
Plt Dirjen Imigrasi Prof Widodo Ekatjahjana melakukan sidak pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Widodo marah ke pihak bank di Visa on Arrival (VoA).
Momen Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana memarahi pihak Bank di gerai VoA Bandara I Gusti Ngurah Rai. (Andi Saputra/detikcom)
Jakarta -

Plt Dirjen Imigrasi Widodo Ekatjahjana marah besar saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelayanan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Dia terkejut petugas tidak maksimal saat bekerja.

Widodo melakukan sidak pada Kamis (6/10/2022) malam sekitar pukul pukul 22.30 WITA. Dia melakukan pengecekan terhadap pelayanan VoA atau Visa on Arrival yang ada di Bandara Ngurah Rai dan mendapati konter pembayaran VoA (Visa on Arrival) ternyata banyak yang kosong.

Di depan gerai pembayaran VoA terjadi penumpukan turis asing.

Melihat hal tersebut, Widodo kemudian melakukan pengecekan ke setiap gerai. Setiap gerai itu berisi empat konter pembayaran. Namun, setelah dilihat langsung ternyata tak semua konter beroperasi dengan maksimal.

Widodo menunjukkan kekecewaan sekaligus kemarahannya setelah ia menemukan ada gerai yang tidak beroperasi sama sekali karena belum tersedianya fasilitas pembayaran. Lebih lanjut, ia juga menemukan konter pengecapan paspor yang juga tak optimal.

Dari 64 konter yang tersedia, hanya 32 yang terisi oleh komputer. Sehingga, tidak mengherankan terjadi antrean panjang.

"Pokoknya besok konter ini harus diisi," kata Widodo kepada petugas yang mendampinginya.

Dalam sidak tersebut ia tampak didampingi oleh beberapa petugas Bandara I Gusti Ngurah Rai. Satu di antaranya tampaknya merupakan supervisor yang bertanggung jawab atas jalannya gerai pembayaran VoA dari bank.

"Tolong dikoordinasikan sama supervisornya. Kalau kurang-kurang begini cepat diisi. Jangan dibiarkan begitu," ujar Widodo.

"Enggak boleh begini ini, ayolah kita punya sense of crisis begitu kan," tegasnya.

Ia kemudian menginstruksikan agar seluruh konter yang kosong harus terisi. Ia bahkan dengan keras mengultimatum akan membawa permasalahan tersebut ke rapat bersama Menko Marves Lluhut Binsar Pandjaitan.

"Kalau besok masih kosong, saya akan langsung undang ke rapat ini. Saya bawa ke rapat minggu ini bersama Menko Marves, biar tahu semua... imigrasi jadi sampah!" ujarnya dengan keras.

Widodo juga menunjukkan kekecewaannya setelah mengetahui bahwa tidak optimalnya pelayanan tersebut bahkan telah ditegur oleh Presiden Joko Widodo. Namun pihak terkait tetap tak memperbaiki keadaan mereka.

"Sudah ada teguran Presiden juga enggak ada tindak lanjutnya," ujarnya.

Saksikan Juga Video Viral: Ustaz Gamer, Dakwah Sambil Live Mobile Legends

(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA