Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 21 Okt 2022 05:11 WIB

TRAVEL NEWS

Miris, Pura yang Jadi Favorit Turis Melukat Diterjang Banjir Bandang

Putu Intan
detikTravel
Banjir di Pura Tirta Sudamala Bangli
Pura Tirta Sudamala terdampak banjir bandang. Foto: Gede Angga Septiyana/Istimewa
Jakarta -

Banjir bandang yang melanda Bali juga menyebabkan sejumlah pura mengalami kerusakan. Tak terkecuali Pura Tirta Sudamala yang populer dikunjungi untuk melukat.

Pura Tirta Sudamala terletak di Banjar Sedit, Kelurahan Bebalang, Kabupaten Bangli. Selain menjadi tempat ibadah, pura ini kerap didatangi wisatawan domestik dan mancanegara untuk wisata religi, salah satunya melukat.

Terletak di tepi Sungai Tukad Sangsang dan dikelilingi tebing, membuat pura ini tak luput dari terjangan banjir bandang dan longsor yang terjadi pada Senin (17/10/2022). Peristiwa itu mengakibatkan sejumlah bangunan rusak.

"Kondisi Pura Tirta Sudamala pasca banjir terjadi kerusakan yang lumayan di jaba tengah pura. Kalau di tempat melukatnya (pancuran) tidak terjadi kerusakan dan sudah dibersihkan sampah dan lumpurnya," kata salah satu warga Banjar Adat Sedit yang juga Ketua Seka Teruna Teruni, Gede Angga Septiyana ketika dihubungi detikcom, Rabu (19/10/2022).

Pura Tirta SudamalaWarga membersihkan Pura Tirta Sudamala. Foto: Gede Angga Septiyana/Istimewa

Gede memaparkan, setelah kejadian ini, masyarakat bergegas untuk membersihkan dan memperbaiki pura secara gotong royong. Kegiatan tersebut dilakukan mulai hari Senin hingga Jumat.

Perbaikan harus segera dilakukan mengingat pada hari Sabtu mendatang, umat Hindu Bali akan memperingati hari raya Saraswati. Kemudian di hari Minggu juga ada perayaan Banyupinaruh.

"Setelah hari raya Saraswati ada namanya Banyupinaruh di mana masyarakat Bali biasanya pergi ke tempat melukat untuk melakukan pembersihan," ujarnya.

Pura Tirta Sudamala memiliki 11 pancuran air yang berasal dari mata air alam di dekat pohon bunut besar berusia ratusan tahun. Airnya digunakan untuk menyucikan diri baik secara jasmani dan rohani serta dipercaya dapat menghilangkan aura negatif serta pengaruh ilmu hitam.

Berada di kawasan pedesaan, pura ini juga memiliki pemandangan yang cantik dan menyegarkan. Suasana damai begitu terasa ketika berkunjung ke sana.



Simak Video "Pasutri Terseret Banjir Bandang di Parepare Ditemukan Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA