Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 31 Okt 2022 18:11 WIB

TRAVEL NEWS

Warga Hingga Presiden Beri Penghormatan Terakhir untuk Korban Tragedi Itaewon

Yasmin Nurfadila
detikTravel
SEOUL, SOUTH KOREA - OCTOBER 31:  South Korean President Yoon Suk-yeol and his wife Kim Kun-hee hold flowers at a memorial altar for the victims of the Halloween celebration stampede, in front of City Hall on October 31, 2022 in Seoul, South Korea. One hundred and fifty-one people have been reported killed and at least 150 others were injured in a deadly stampede in Seouls Itaewon district, after huge crowds of people gathered for Halloween parties, according to fire authorities. (Photo by Chung Sung-Jun/Getty Images)
Bunga dari Presiden Korsel untuk korban tragedi Itaewon (Getty Images/Chung Sung-Jun)
Seoul -

Altar duka untuk menghormati para korban tragedi Itaewon dipenuhi pelayat. Mulai dari warga biasa hingga Presiden Korea Selatan ikut beri tribute.

Tragedi mengerikan yang terjadi di Itaewon pada malam Halloween Sabtu (29/10/2022) malam menyisakan duka mendalam bagi siapapun. Insiden yang menewaskan 154 orang itu menjadi salah satu kerumunan paling mematikan di Korea Selatan.

Dilansir dari Kantor Berita Yonhap, sejak Minggu (30/10) beberapa sudut di distrik Itaewon sudah mulai dipenuhi bunga krisan putih sebagai bentuk penghormatan dan duka masyarakat.

Sesuai dengan instruksi Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol altar duka didirikan di seluruh negeri untuk memungkinkan orang-orang yang ingin memberikan penghormatan mereka.

Salah satu lokasi altar duka ada di Seoul Plaza, tepat di depan balai kota Seoul. Selain dikunjungi oleh masyarakat, altar duka ini juga dikunjungi langsung oleh Presiden Yoon.

Ia menjadi salah satu pengunjung pertama altar tersebut. Dengan mengenakan pakaian serba hitam, Presiden Yoon dan sang istri, Kim Keon-hee, datang sambil membawa bunga. Mereka meletakkan bunga itu kemudian menundukkan kepala mereka untuk berdoa dalam keheningan.

SEOUL, SOUTH KOREA - OCTOBER 31:  South Korean President Yoon Suk-yeol and his wife Kim Kun-hee hold flowers at a memorial altar for the victims of the Halloween celebration stampede, in front of City Hall on October 31, 2022 in Seoul, South Korea. One hundred and fifty-one people have been reported killed and at least 150 others were injured in a deadly stampede in Seoul's Itaewon district, after huge crowds of people gathered for Halloween parties, according to fire authorities. (Photo by Chung Sung-Jun/Getty Images)Presiden Yoon dan sang istri kunjungi altar duka di Seoul Plaza. Foto: Getty Images/Chung Sung-Jun

Selain sang presiden, Perdana Menteri Korsel Han Duck-Soo serta Walikota Seoul Oh Se-hoon juga mengunjungi altar ini untuk memberikan penghormatan mereka kepada korban tragedi Itaewon.

Sebelum adanya altar ini, masyarakat juga telah memberikan penghormatan mereka di kawasan Itaewon. Banyak yang meletakkan buket bunga dan hadiah ungkapan belasungkawa seperti permen hingga botol soju di dekat lokasi kejadian.

Banyak juga yang datang ke lokasi kejadian untuk berduka dan memberikan penghormatan mereka.

"Saya datang untuk berdoa untuk para korban dan keluarga mereka. Saya berharap mereka dapat menemukan harapan di tengah keputusasaan," kata seorang warga berusia 29 tahun yang memberikan penghormatannya di Itaewon pada Minggu malam, seperti dikutip Kantor Berita Yonhap.

Selain mengungkapkan rasa duka mereka dengan mengunjungi altar dan lokasi kejadian. Banyak pemilik toko di kawasan Itaewon yang memasang pesan belasungkawa untuk para korban. Banyak juga dari mereka yang memilih untuk menutup tokonya hingga periode berkabung nasional selesai pada Sabtu mendatang.

"Kami, para pedagang di Itaewon sangat terkejut dan merasa bertanggung jawab atas tragedi tersebut," kata salah seorang pemilik toko roti bermarga Oh.



Simak Video "Duka Warga Korsel Atas Tragedi Halloween Itaewon"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA