Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 13 Nov 2022 15:05 WIB

TRAVEL NEWS

Sim Salabim! Bandara Ini Disulap Jadi Tempat Parkir Pesawat Jet KTT G20

Ardian Fanani
detikTravel
Bandara Udara Banyuwangi
Foto: Bandara Udara Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikJatim)
Banyuwangi -

Bandara Banyuwangi jadi tempat parkir sejumlah pesawat jet negara peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November mendatang.

Rencananya, ada 6 pesawat yang bakal parkir di Bandara Banyuwangi. "Nanti ada 6 pesawat delegasi yang akan parkir di sini. Rinciannya 5 pesawat dari Cina, 1 pesawat info terakhir dari India. Nanti masih menunggu informasi lebih lanjut," ucap Letnan Kolonel Pnb Wisnu Aji Prabowo, Dansatgasud Bandara Banyuwangi.

Wisnu menerangkan 6 pesawat delegasi tersebut akan landing di Bali. Karena kapasitas parkir pesawat di Bali terbatas, selanjutnya 6 pesawat tersebut akan ron (remain over night) atau parkir di Bandara Banyuwangi.

"Pesawat delegasi nanti akan turun di Bali. Karena pesawatnya tidak bisa ron di Bali. Kemudian geser ke sini untuk ron di sini, karena kapasitas di Bali terbatas sekali," katanya.

Untuk sementara, ada dua pesawat Hercules A-1338 dan A-1317 milik TNI Angkatan Udara, mulai tiba pada pukul 13.45 WIB, di Bandara Internasional Banyuwangi.

Pesawat Hercules TNI AU itu mengangkut puluhan pasukan yang sebelumnya masih berada di satuan masing-masing. Pesawat tersebut termasuk mengangkut barang-barang perlengkapan selama pelaksanaan KTT G20 untuk keperluan bantuan kendali operasi (BKU) di Banyuwangi.

"Saat ini sifatnya masih pergeseran pasukan. Sebagian yang kemarin masih belum tergelar. Namun untuk saat ini semua pasukan sudah tergelar di Bandara Banyuwangi. Total ada 150 pasukan," kata kepada wartawan.

Wisnu menyebut pada Sabtu (12/11), ada satu pesawat Casa C-295 yang bakal landing di Bandara Banyuwangi. Pesawat Casa C-295 tersebut dikerahkan untuk melaksanakan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Banyuwangi.

"Memang sasarannya dibagi dua, satu di Banyuwangi, satu lagi berada di Lombok. Tujuannya untuk meng-cover hujan yang apabila terjadi selama KTT G20 di Bali," cetusnya.

Wisnu menyebut, sedangkan pesawat Hercules yang stand by di Bandara Banyuwangi hanya akan digunakan untuk evakuasi medis dan kebutuhan angkut.

"Sifatnya ketika ada emergensi, apabila terjadi sesuatu di Bali kita stand by mengangkut tamu-tamu delegasi yang akan di geser dari Bali menuju Banyuwangi dan dari Banyuwangi kita geser ke spot-spot dimana pesawat mereka ditempatkan," pungkasnya.


-----

Artikel ini telah naik di detikJatim dan bisa dibaca selengkapnya di sini.



Simak Video "Sandiaga Uno Sebut KTT G20 Sumbang Rp 7,4 Triliun untuk PDB"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA