Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 19 Jan 2023 18:45 WIB

TRAVEL NEWS

Pariwisata Lamongan yang Mulai Bergeliat

Eko Sudjarwo
detikTravel
Jika sedang berada di Lamongan, detikers bisa menjadikan salah satu tempat wisata ini sebagai salah satu pilihan, seperti apa ya?
Taman Mahoni Kendalfornia di Lamongan (Foto: Eko Sudjarwo )
Lamongan -

Pelan namun pasti, pariwisata di Lamongan mulai bergeliat usai terpuruk pandemi COVID-19. Angka kunjungan wisata tahun 2022 mulai naik hingga 271 persen, dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan Siti Rubikah mengungkapkan, angka kunjungan wisatawan ke Lamongan tahun 2022 sebanyak 4.763.350 orang terpantau di 34 tempat wisata di Kota Soto tersebut. Angka kunjungan ini, menurut Rubikah, naik hingga 271 persen jika dibandingkan dengan angka kunjungan wisata di tahun 2021, yakni sebesar 1.641.188 di 16 tempat wisata.

"Tercatat di tahun 2022 kunjungan wisatawan ke Lamongan sebanyak 4.763.350 di 34 tempat wisata, sedangkan di tahun 2021 jumlah wisatawan yang berkunjung sebesar 1.641.188 di 16 tempat wisata. Jumlah itu sesuai dengan data tiket yang masuk dan dimungkinkan bisa lebih dari itu," kata Siti Rubikah kepada wartawan, Kamis (19/1/2023).

Rubikah memaparkan, naiknya kunjungan wisata ini seiring melandainya pandemi COVID-19. Banyaknya pilihan wisata harapannya jumlah wisatawan tahun 2023 semakin meningkat.

"Ini kita terus gairahkan dengan menarik wisatawan, untuk saat ini memang wisatawan dari kabupaten atau kota lain masih banyak di WBL. Selain itu di tahun ini juga ada penambahan jumlah tempat wisata, sehingga ini akan menaikkan kunjungan wisatawan," ujarnya.

Sebagai upaya membangkitkan pariwisata tersebut, sebut Rubikah, pihaknya berupaya mengoptimalkan Pariwisata melalui Desa Wisata. Setelah tahun lalu melakukan pendampingan di 5 Desa Wisata yakni di Pantai Kutang Kecamatan Brondong, Pemandian Air Hangat Brumbung di Desa Kranji, Makam Sunan Sendang di Desa Sendangduwur, Wisata Bulaga di Desa Puncakwangi dan Taman Airlangga di Desa Patakan.

Tahun 2023, Disparbud Lamongan akan melakukan pendampingan di 5 Desa Wisata lain yang dinilai berpotensi.

"Di tahun ini kita akan ada 5 Desa Wisata lainnya, namun memang ini belum kita tentukan, sekarang sedang kita identifikasi mana saja yang berpotensi bisa lebih maju dan berkembang, kita akan berikan pendamping baik itu secara kelembagaan, pengelolaannya, promosinya dan lainnya," paparnya.

Rubika mengungkapkan, pengembangan Desa Wisata bisa dipengaruhi dari berbagai aspek. Mulai potensi desa, pemerintah desa, masyarakat setempat hingga lainnya. Dengan pendampingan yang baik, tandas Rubikah, hal tersebut dapat menarik kedatangan wisatawan.

"Kami akan terus menggenjot agar wisatawan semakin banyak yang berdatangan ke Lamongan melalui sejumlah even. Dengan begitu nantinya sektor pariwisata akan mampu menggerakkan roda perekonomian daerah," pungkasnya.

---

Artikel ini telah tayang di detikJatim.



Simak Video "Ricuh Massa Pesilat Dipicu Anggota Dianiaya, Jalan di Lamongan Diblokade"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA