Yasid Ahmad Firdaus (26), pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang masih belum ketemu. Pencarian terhadap Yasid pun diperpanjang sampai 3 hari ke depan.
Warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu itu dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar sejak lebih dari satu minggu yang lalu.
Kalak BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, mengatakan hasil koordinasi dengan pihak terkait dan pihak keluarga, diputuskan pencarian diperpanjang selama tiga hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini hari kesepuluh merupakan perpanjangan yang pertama. Hasil musyawarah atau koordinasi dari BPBD, relawan, Basarnas, TNI, Polri, dan pihak keluarga diputuskan untuk perpanjangan tiga hari ke depan dimulai besok pagi," kata Hendro saat dihubungi.
Seperti diketahui, Yasid dilaporkan hilang saat perjalanan turun dari puncak Bukit Mongkrang pada Minggu (18/1). Operasi SAR dibuka pada Senin (19/1), selama 7 hari hingga Minggu (25/1).
Namun selama sepekan pencarian, Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban. Proses pencarian kemudian diperpanjang tiga hari hingga Rabu (28/1).
Hendro mengatakan, perpanjangan pencarian selama tiga hari ini akan berakhir pada Sabtu (31/1). Setelah itu, tim akan kembali melakukan evaluasi.
"Hasil pencarian hari ini masih nihil. Kendalanya cuaca, kabut, angin, dan vegetasi yang lebat. Untuk pencarian besok fokusnya di seputaran Pos 3, yang ada disinyalir ada bau," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Kasubsie Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta, Basuki, hari ini ada sekitar 200 relawan yang melakukan pencarian. Bahkan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, juga datang ke lokasi pencarian.
"Pak Sekda (Pemprov Jateng) ikut ke atas memantau langsung, ikut pencarian juga," kata Basuki, Rabu (28/1).
Dalam proses pencarian ini, relawan sempat mencium bau menyengat sejak Minggu (25/1). Basuki mengatakan, bau berada di sekitaran Pos 3, namun masih belum diketahui sumber bau tersebut.
"Bau menyengat di sekitar pos 3. Sedang kita telusuri itu bau apa, karena sumbernya di dasar jurang. Kita belum bisa memastikan itu bau apa," ucapnya.
-------
Artikel ini telah naik di detikJateng.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong