Api Abadi Mrapen Padam, Tiket Masuk Digratiskan
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Api Abadi Mrapen Padam, Tiket Masuk Digratiskan

Ardian Dwi Kurnia - detikTravel
Senin, 02 Feb 2026 10:19 WIB
Api Abadi Mrapen Padam, Tiket Masuk Digratiskan
Api abadi Mrapen padam. (Ardian Dwi Kurnia/detikJateng)
Grobogan -

Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan padam sejak awal 2026. Pengelola menggratiskan tiket masuk buat wisatawan.

"Retribusi kita enggak narik dulu, soalnya kan apinya padam," kata Penata Penata Layanan Operasional Api Abadi Mrapen, Annas Rofiqi, kepada detikJateng di lokasi, Minggu (1/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Annas menyebut telah berhenti menarik retribusi masuk sejak Api Abadi Mrapen itu padam, yaitu pada Kamis (1/1).

"Sejak tanggal 1 (Januari) kita enggak tarik retribusi. Biasanya per orangnya itu Rp 2.500," kata Annas.

ADVERTISEMENT

Anak mengatakan kendati Api Abadi Mrapen padam, pengelola tetap melayani wisatawan yang datang. Menurutnya, masih ada daya tarik lain di kompleks wisata Mrapen.

"Di sini juga ada Batu Bobot peninggalan Sunan Kalijaga, kemudian Sendang Dudo itu juga peninggalan Sunan Kalijaga. Kalau datang ke sini, kadang orang ziarah ke situ juga. Kita tetap layani, jadi enggak ada bedanya seperti hari biasa," kata Annas.

Annas menjelaskan pihaknya telah melaporkan kejadian ini kepada pihak terkait. Rencananya, pihak Dinas ESDM akan melakukan pemeriksaan minggu depan.

"Kita sudah laporan ke Dispora sebagai pengelola untuk bagaimana langkah ke depannya karena nantinya kan dari Dispora mengarahkan ke ESDM. Kita juga di sini enggak berani kalau misalkan mau menyedot tanpa ada riset dulu dari ESDM," ujar Annas.

Annas menginginkan kondisi ini dapat segera ditangani oleh pihak terkait. Ia berharap saat perayaan Waisak nanti, sumber api itu sudah bisa digunakan kembali.

"Harapannya segera diperbaiki dari pihak ESDM, karena kita sendiri yang di sini juga enggak berani. Nantinya waktu acara seperti Waisak nanti juga sudah bisa diperbaiki dan bisa nyala lagi," kata Annas.

***

Selengkapnya klik di detikJateng.




(fem/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads