Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah bikin geger setelah dikabarkan mati. Pengelola menduga kondisi itu terjadi karena saluran gas tertutup lumpur.
Penata Layanan Operasional Api Abadi Mrapen, Annas Rofiqi mengatakan sumber api sudah mengecil sejak akhir tahun lalu. Puncaknya, api itu mati di awal tahun ini.
"Sebelumnya kita sudah laporan tanggal 28 Desember 2025 itu apinya sudah mengecil," kata Annas saat ditemui detikJateng di Api Abadi Mrapen, Minggu (1/2/2026), dilansir detikJateng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin, pada 1 Januari, tepatnya itu jam 07.00 WIB saya cek ke sini, kondisinya sudah padam. Padahal, malamnya jam 23.00 masih hidup," kata Annas.
Annas menyebut telah memeriksa dua pipa saluran yang mengalirkan gas ke titik Api Abadi Mrapen. Ia menduga, saluran tersebut tertutup lumpur.
"Setelah kita cek ternyata, ini asumsi ya, asumsi dari kita itu dari pipa gas saluran yang dari dalam tanah itu tertutup lumpur," kata Annas.
Menurut Annas, dua saluran pipa gas itu masih mengeluarkan bau gas. Namun karena tertutup lumpur, tekanan gas itu tidak kuat sampai ke permukaan.
"Masih mengandung bau gas seperti korek api, tapi sayangnya tertutup lumpur. Karena itu jadinya gas yang seharusnya terdorong dari dalam tanah itu enggak bisa," ujar Annas.
Annas telah melaporkan kejadian itu kepada pihak terkait. Rencananya, perwakilan Dinas ESDM akan melakukan pemeriksaan minggu depan.
"Kita sudah laporan ke Dispora sebagai pengelola untuk bagaimana langkah ke depannya karena nantinya kan dari Dispora mengarahkan ke ESDM. Kita juga di sini enggak berani kalau misalkan mau menyedot tanpa ada riset dulu dari ESDM," ujar dia.
Kabar api mati di Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah ramai di media sosial. Ternyata itu bukan pertama kalinya api tersebut mati. Pada Oktober 2020, api itu mati, kemudian menyala kembali pada April 2021.
(fem/fem)












































Komentar Terbanyak
Gerbong Wanita Dipindah ke Tengah, Setuju?
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, MTI: Momentum Perbaiki Perlintasan Kereta
AS Siapkan Paspor Edisi Khusus, Tampilkan Wajah Donald Trump