Kisah Punch, Bayi Monyet yang Berteman dengan Boneka Usai Ditolak Induknya
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kisah Punch, Bayi Monyet yang Berteman dengan Boneka Usai Ditolak Induknya

Nyimas Amrina Rosada - detikTravel
Kamis, 19 Feb 2026 12:13 WIB
Bayi Monyet yang selalu membawa boneka usai ditolak induknya.
Bayi Monyet yang selalu membawa boneka usai ditolak induknya. Foto: Ichikawa City Zoo
Ichikawa -

Seekor bayi monyet yang berasal dari kebun binatang Ichikawa, Jepang viral usai videonya dan sang boneka orangutan beredar di media sosial dan mendapat banyak simpati warganet.

Bayi monyet bernama Punch ini diperkenalkan oleh pihak pengelola kebun binatang Ichikawa melalui salah satu postingan akun resmi di media sosial X.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini ada seekor monyet yang membawa mainan boneka di dalam kandang monyet. Lahir pada 26 Juli 2025, ia diselamatkan dari penelantaran dan dibesarkan melalui perawatan manual. Saat ini ia telah tinggal dengan koloninya sejak 19 Januari tahun ini. Namanya Punch," tulis akun @Ichikawa_zoo, dilihat detikTravel, Kamis (19/2/2026).

Postingan yang diunggah pada 5 Februari 2026 itu menarik perhatian publik untuk melihat kisah sang bayi monyet dan boneka orangutannya secara langsung.

ADVERTISEMENT

Setelah itu, ramai video bertebaran di media sosial yang menampilkan Punch beserta bonekanya. Dalam beberapa cuplikan menunjukkan bayi monyet itu menyendiri dengan memeluk bonekanya. Di video lain juga menampilkan Punch diusir oleh koloninya dan memilih bermain dengan boneka orangutan itu.

Ditelantarkan sang Induk

Melansir informasi The Mainichi, Punch yang dilahirkan pada 25 Juli 2025 dengan berat 500 gram tersebut sempat ditolak induknya. Fenomena ini bisa saja terjadi saat kondisi induk monyet mengalami gangguan tertentu.

Salah seorang penjaga kebun binatang, Kosuke Shikano menyebutkan bahwa kondisi ini terjadi akibat induk monyet mengalami syok pasca persalinan sehingga tidak mau mendekati anaknya. Kondisi seperti ini bisa saja terjadi saat induk monyet mengalami masa persalinan untuk pertama kali.

"Dalam komunitas sosial monyet, biasanya para ibu memberikan kasih sayang kepada anaknya, namun hal ini tidak terjadi pada induk Punch, oleh karena itu kami memisahkannya sementara dari sang induk dan merawatnya secara terpisah," jelas Shikano.

Secara umum, spesies macaca yang merupakan spesies Punch, merupakan spesies primata yang menunjukkan ikatan kuat antara induk dan anaknya. Bayi monyet akan menempel di perut atau punggung induknya selama beberapa minggu pertama dan sang induk akan menunjukkan kasih sayang kepada bayinya.

Namun, dalam kondisi tertentu bayi monyet bisa saja mengabaikan sang anak dan hal ini tentu membuat perkembangan bayi monyet terganggu. Kondisi inilah yang terjadi kepada Punch dan induknya.

Menurut Shikano, kondisi Punch saat dilahirkan cukup sehat sehingga mereka memutuskan untuk memisahkannya sementara waktu dan melakukan perawatan secara manual.

Menemukan Kenyamanan dengan Boneka Orangutan

Selama melakukan perawatan manual, Punch menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Melansir The Express Tribune, pihak kebun binatang memutuskan memberi mainan boneka orangutan yang berbahan bulu halus sebagai teman main dan tidur bagi Punch.

Setelah terbiasa dengan mainannya, Punch memiliki kedekatan khusus dengan sang boneka dan kerap membawanya kemanapun ia pergi.

Momen inilah yang membuat warga net bersimpati. Berbagai momen dengan boneka orangutannya ini viral di media sosial dan menarik perhatian warganet untuk berkunjung ke kebun binatang Ichikawa, melihat langsung hubungan antara Punch dan bonekanya.

Pihak kebun binatang mengkonfirmasi bahwa Punch sudah dipindahkan ke kandang monyet sejak 19 Januari 2026 lalu, agar membiasakan diri berinteraksi dengan koloninya.

Pada awalnya, Punch membatasi dirinya dengan menyendiri dan hanya bermain dengan boneka. Di beberapa kesempatan ia juga mendapati penolakan dari monyet-monyet lain dan berujung kembali menyendiri.

Namun, penjaga kebun binatang, Shumpei Miyakoshi mengatakan bahwa saat ini Punch secara bertahap mulai bisa melakukan interaksi sosial dan diterima dalam koloninya. "Dia mulai aktif berinteraksi dengan monyet lain dan saya rasa Punch sudah mulai terbiasa dan tumbuh dewasa," jelas Miyakoshi.




(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads