Pramono Anung di Libur Lebaran Tahun Ini: Jakarta Lebih Menarik
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pramono Anung di Libur Lebaran Tahun Ini: Jakarta Lebih Menarik

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Rabu, 04 Mar 2026 06:02 WIB
Perayaan Cap Go Meh Jakarta 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)
Jakarta -

Jakarta kala libur lebaran akan berubah wajahnya menjadi lebih sepi. Sebagai kota perantauan banyak masyarakat yang mudik atau pulang kampung di momen tersebut.

Di tahun ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengimbau masyarakat untuk menyimpan uang mereka dan tetap tinggal di Jakarta saat libur lebaran. Bukan tanpa sebab, pihaknya telah menyiapkan program yang diberi nama 'Mudik ke Jakarta'.

"Walaupun temanya 'Mudik ke Jakarta', kami juga tetap memberikan fasilitas gratis bagi 26.500 pemudik yang akan pulang kampung. Tetapi kami menyampaikan bahwa Jakarta lebih menarik, jadi cukup mudiknya kalau bisa lewat video call saja dengan saudara-saudara di kampung," katanya dalam agenda Cap Go Meh di Pancoran Glodok, Selasa (3/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Uangnya disimpan, ditabung. Kami akan memberikan pekan diskon bagi pusat perbelanjaan, perhotelan, dan sebagainya. Kami akan memberikan insentif pajak agar diskonnya juga bisa sampai dengan 50 persen," lengkap Pramono.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, ia mengatakan daripada macet-macetan saat mudik ke kampung halaman atau berbelanja ke luar negeri, lebih baik masyarakat membelanjakan uang mereka di Jakarta. Dengan semua program yang akan pihaknya keluarkan nanti.

Selain wacana untuk menghadirkan pekan diskon saat libur lebaran, Pramono juga menyampaikan saat Hari Raya Idul Fitri semua transportasi publik yang dikelola Pemerintah DKI Jakarta bisa dipakai tanpa perlu merogoh kocek alias gratis.

"Dan pada tanggal Idul Fitri, kami sampaikan Pemerintah DKI Jakarta akan menggratiskan semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta," ucap Pramono.

Ia berucap kepada para pelaku usaha untuk tidak segan-segan memberikan diskon lebaran. Hal itu ia sampaikan seraya berambisi untuk melampaui capaian pengeluaran saat perayaan Natal yang berkisar hingga Rp 15,25 triliun.

"Karena disini banyak yang hadir para pelaku dunia usaha, terutama yang punya pusat perbelanjaan,jangan segan-segan kasih diskon karena Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan insentif pajak.Karena saya ingin memecahkan rekor, kemarin ketika kita menyambut Natal, dalam waktu 10 hari,belanja di Jakarta memecahkan rekor Rp 15,25 triliun," sebutnya.




(upd/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads