Konflik geopolitik Timur Tengah yang kian memanas, membuat sejumlah maskapai membatasi dan mengalihkan penerbangan ke Dubai usai serangan udara Iran menghantam bandara di sana.
Melansir Conde Nast Traveler, Rabu (4/3/2026), Kementerian Pertahanan UEA mengonfirmasi telah berhasil memblokir ratusan rudal dan drone yang diluncurkan ke wilayah UEA. Dilaporkan sebanyak 541 drone terdeteksi masuk ke wilayah UEA, dengan 506 di antaranya berhasil dihancurkan, sementara 35 lainnya jatuh di wilayah mereka.
Selain itu, Kemenhan UEA juga mendeteksi 165 rudal balistik dan berhasil menghancurkan 152 di antaranya, sementara 13 lainnya jatuh ke laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari insiden tersebut, dikonfirmasi bahwa serangan di Bandara International Dubai menyebabkan empat staf mengalami cedera dan menimbulkan kerusakan kecil pada area keberangkatan di salah satu terminal bandara.
"Bandara Dubai mengonfirmasi bahwa area keberangkatan di Bandara Internasional Dubai (DXB) mengalami kerusakan kecil dalam sebuah insiden dan dengan cepat sudah ditangani," pernyataan Kantor Media Dubai.
Akibat ketegangan yang sedang terjadi pemerintah setempat mendesak warga dan pengunjung untuk segera mencari perlindungan dan menunggu instruksi lebih lanjut.
"Keselamatan dan kesejahteraan warga dan pengunjung tetap menjadi prioritas utama. Pihak berwenang terus mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi masyarakat. Masyarakat diimbau tetap tenang, hanya andalkan informasi terverifikasi dari sumber resmi, dan menahan diri menyebarkan video dan gambar di media sosial," keterangan Kantor Media Dubai.
Maskapai Penerbangan yang Batasi Perjalanan ke Dubai
Menanggapi ketegangan yang terjadi, bandara di Dubai sempat ditutup sementara namun sudah mulai beroperasi kembali sejak Senin (2/3).
Sejumlah penerbangan diizinkan dalam jumlah terbatas dari DXB, namun beberapa maskapai penerbangan internasional menghentikan penerbangan ke Dubai mulai Sabtu (28/2), berikut di antaranya:
1. Emirates
Dalam sebuah pernyataan Emirates mengatakan akan membatasi perjalanan dan mulai memberlakukan penerbangan terbatas mulai Senin, 2 Maret. Hal ini diprioritaskan kepada para penumpang yang telah melakukan pemesanan lebih awal.
2. Etihad Airways
Etihad Airways melaporkan penangguhan operasional penerbangan hingga Senin, 2 Maret pukul 14.00 waktu setempat.
3. Qatar Airways
Qatar Airways telah memperpanjang masa penangguhan sementara penerbangan dari dan menuju Dubai hingga Selasa 3 Maret pukul 09.00 waktu setempat.
Penerbangan baru bisa beroperasi dengan normal kembali setelah Otoritas Penerbangan Sipil Watar mengumumkan pembukaan kembali wilayah udara Qatar dengan aman.
4. Flydubai
Maskapai penerbangan ini mulai memberlakukan penerbangan terbatas setelah penangguhan semua penerbangannya mulai Senin, 2 Maret.
5. Gulf Air
Gulf Air mengonfirmasi bahwa penerbangan dari dan menuju Bahrain terganggu sehingga harus ditangguhkan untuk sementara waktu. Pengelola maskapai mengingatkan penumpang untuk selalu memantau situs web resmi mereka untuk mendapat informasi terbaru.
6. Air Arabia
Maskapai penerbangan ini sudah mengumumkan penangguhan perjalanan dari dan menuju UEA hingga Senin, 2 Maret pukul 15.00 waktu setempat dan memperpanjang pembatalan perjalanan ke Suriah, Lebanon, Yordania, dan Irak hingga Selasa 3 Maret.
7. British Airways
British Airways mengumumkan pembatalan dan penangguhan perjalanan menuju Abu Dhabi, Amman, Bahrain, Doha, Dubai, hingga Tel Aviv demi keselamatan para penumpang.
Penumpang diminta mengubah tanggal penerbangan di situs mereka sebelum 29 Maret, sementara itu penumpang dengan jadwal penerbangan pada atau sebelum 8 Maret mendapat pengembalian dana penuh.
8. Lufthansa
Maskapai ini melaporkan telah menangguhkan penerbangan ke Tel Aviv, Beirut, Amman, Erbil, Damman, dan Teheran hingga 8 Maret dan akan menghindari wilayah udara di atas Israel, Lebanon, Yordania, Irak, Qatar, Kuwait, Bahrain, Dammam, dan Iran hingga 8 Maret. Sementara penerbangan dari dan menuju Dubai ditangguhkan hingga 4 Maret.
9. Norwegian
Maskapai penerbangan ini membatalkan semua perjalanan ke Timur Tengah hingga Rabu, 4 Maret.
10. Air India
Air India telah menangguhkan semua penerbangan dari dan menuju UEA, Arab Saudi, Israel, dan Watar hingga Selasa, 3 Maret. Penerbangan yang melewati kawasan udara negara tersebut dibatalkan, sedangkan beberapa penerbangan lain tetap diberangkatkan dengan rute alternatif.
11. Virgin Atlantic
Maskapai ini telah membatalkan sejumlah penerbangan antara London Heathrow, Dubai, serta Riyadh.
12. KLM
Maskapai asal Belanda ini telah membatalkan penerbangan menuju wilayah Iran, Irak, Israel, dan beberapa negara di kawasan Teluk.
(fem/fem)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
Penundaan Massal di Bandara-bandara AS, Ada Apa?