Pria Beli Bebek Hidup, Temukan 10 Gram Emas di Lambung Bebek

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pria Beli Bebek Hidup, Temukan 10 Gram Emas di Lambung Bebek

Bonauli - detikTravel
Jumat, 13 Mar 2026 05:21 WIB
Pria temukan emas di perut bebek yang dibeli saat liburan
Foto: (Tangkapan layar)
Jakarta -

Seorang wisatawan Tiongkok membuat media sosial geger. Ia membeli bebek dari sebuah desa, lalu menemukan emas 10 gram dari lambung bebek.

Wisatawan domestik itu bernama Liu dari Kabupaten Longhui, Provinsi Hunan. Ia membeli beberapa ekor bebek saat liburan di dekat Sungai Chenshui, seperti dikutip dari South China Morning Post, Jumat (12/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat menyembelih bebek-bebek itu, ia menemukan gumpalan emas di dalam lambung bebek-bebek itu. Menurut catatan pemerintah daerah, Sungai Chenshui dulunya lokasi penemuan emas. Sejak tahun 1970-1990an, sungai itu menjadi penambangan emas lokal. Namun, kemudian pemerintah melarang adanya penambangan emas swasta di daerah itu.

Menurut Liu, bebek-bebek di desa tersebut dipelihara di luar ruangan dan hidup di dekat sungai yang sebelumnya dikenal mengandung emas. Ia yakin bebek-bebek itu mungkin telah menelan lumpur dari tepi sungai, yang mungkin mengandung partikel emas kecil.

ADVERTISEMENT

Liu kemudian mencoba menguji emas itu dengan membakarnya. Menurut laporan dari media lokal, emas itu asli dengan berat 10 gram. Nilainya diperkirakan sekitar 12.000 yuan (Rp 29 jutaan).

Liu mengatakan bahwa ia bukanlah orang pertama yang menemukan hal seperti itu. Ia mengatakan bahwa penduduk desa lainnya sebelumnya telah menemukan sejumlah kecil emas di dalam bebek, tetapi tidak sebanyak yang ia temukan.

Para pejabat dari Biro Sumber Daya Alam Kabupaten Longhui mengatakan kepada Jiupai News bahwa investigasi profesional diperlukan untuk memastikan apakah partikel-partikel tersebut benar-benar emas.

Para pejabat juga mengatakan bahwa tahun lalu, penduduk desa menemukan lebih dari 10 gram emas saat mencuci pasir di sungai yang sama.

Menurut hukum Tiongkok, semua sumber daya bawah tanah, termasuk mineral dan warisan budaya, dianggap sebagai milik negara. Para pejabat mengatakan kepada The Paper bahwa menentukan kepemilikan emas yang ditemukan di perut bebek tidak akan mudah.

Fenomena unik ini juga mengingatkan sebagian orang pada tradisi kuno yang berasal dari Dinasti Tang, yang berlangsung dari tahun 618 hingga 907. Pada waktu itu, beberapa petani biasa mengumpulkan partikel emas dari kotoran bebek dan angsa yang telah menelan tanah yang kaya emas. Lewat sistem ini, petani dapat mengklaim kepemilikan emas.



(bnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads